Tinju Dunia
Hasil Tinju Dunia, Mantan Juara Dunia Kelas Berat Lucas Browne Umumkan Pensiun Dari Tinju
Lucas Browne mantan peraih gelar kelas berat WBA sekunder itu mengatakan dia bersyukur atas waktunya dalam olahraga ini
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM- Mantan juara kelas berat yang populer yakni Lucas Browne telah mengungkapkan bahwa dia pensiun dari olahraga tinju dan gantung sarung tangan.
Salah satu bagian tersulit dalam pertarungan adalah mengetahui kapan harus menjauh dan meninggalkan semuanya.
Namun itu adalah keputusan yang diambil oleh pria asal Australia, Lucas Browne.
Pengumuman ini dibuat menyusul kekalahan terbaru Big Daddy pada kartu bawah kartu Vasyl Lomachenko v George Kambosos.
Itu terjadi dalam bentuk KO ronde pertama melawan Hemi Ahio dan meninggalkan rekornya dengan 31 kemenangan, 27 KO dan 6 kekalahan.
Mantan peraih gelar kelas berat WBA sekunder itu mengatakan dia bersyukur atas waktunya dalam olahraga ini, tetapi sekarang dia memasuki fase berikutnya dalam hidupnya.
“Saya sangat bangga dengan pencapaian saya di atas ring, dan saya sangat berterima kasih kepada seluruh penggemar yang telah mendukung saya selama ini. Saya harap Anda terhibur, menang kalah atau seri," kata Lucas Browne.

“Ini merupakan perjalanan yang luar biasa, dan saya bersemangat untuk memulai babak berikutnya dalam hidup saya bersama keluarga dan terus berkontribusi pada olahraga ini melalui sasana saya," tambah Lucas Browne.
Browne dulunya adalah seorang petinju yang kuat dengan keberanian besar yang mencapai banyak hal dalam karirnya dan melawan banyak nama besar pada zamannya.
Ia baru menjadi profesional pada usia tiga puluhan dan tidak memiliki latar belakang amatir apa pun, yang menjadikan perjalanannya semakin luar biasa.
Manajer Browne, Matt Clark, juga menguraikan betapa luar biasa pencapaiannya dari nol hingga menjadi juara dunia.
“Prestasi Lucas Browne di atas ring sungguh luar biasa. Dia akan tercatat sebagai salah satu petinju Kelas Berat Australia terhebat yang pernah ada, dan kemenangannya atas Ruslan Chagaev menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah tinju Australia," kata Matt.
“Tetapi mungkin salah satu sifat terbesar Lucas adalah dia selalu punya waktu untuk para penggemar olahraga. Dia tidak pernah menolak siapa pun untuk difoto atau diberi tanda tangan. Olahraga ini menjadi lebih kaya karena dia terlibat di dalamnya," sambung Matt.
Browne memang satu-satunya petarung Australia yang merebut gelar Persemakmuran selama lebih dari 100 tahun.
Baca juga: Hasil Tinju Dunia, Saensak Muangsurin Orang yang Mengalahkan Rekor Vasyl Lomachenko
Dia sering menunjukkan semangat yang besar dalam pertarungan untuk bangkit dari ketertinggalan dan ini paling menonjol pada tahun 2016 dengan perubahan haluannya yang seperti Rocky melawan Chagaev.
Meskipun dia kadang-kadang dihentikan, terutama melawan pembalap Inggris Dave Allen yang menghentikannya dalam pertarungan.
Sumber : boxing-social.com
Ikuti terus Berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.