Kerangka Manusia Ditemukan

Saat Ditemukan, Kerangka Manusia di Gunung Ebulobo Nagekeo Bersandar di Tebing Batu

Kerak baju masih berada di kerangka korban dan posisi korban sedikit bersandar pada tebing batu dengan kepala bagian Utara

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO.ISTIMEWA
Kerangka Nikolaus Iko saat sudah berada di rumah duka Desa Lodaolo, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Penemuan kerangka manusia di sekitar hutan lindung Gunung Ebulobo, Senin, 6 Mei 2024 oleh Raymundus Meo kerangka Nikolaus Iko (76), warga Desa Lodaolo, Kecamatan Mauponggo, yang hilang sejak tiga bulan lalu mengegerkan warga Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Lokasi penemuan kerangka almarhum Nikolaus Iko berada di tengah hutan dengan  topografi berada di bawah kaki gunung Ebulobo bagian Utara dan hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari Kampung Nuamuri, Desa Ululoga, Kecamatan Mauponggo dengan melakukan pendakian melewati bukit terjal. 

Kapolres Nagekeo, AKBP Andery Valentino, S.IK melalui Kapolsek Nagekeo, Iptu Yakobus K. Sanam, SH, Rabu, 8 Mei 2024 malam menjelaskan, baju milik korban yakni lembaran depan bagian dada dan kain yang dikenakan korban saat menghilang berada kurang lebih 1 meter dari lokasi penemuan kerangka. 

"Tulang lutut hingga telapak kaki kanan telah tiada. Keluarga telah berupaya untuk mencari namun tidak ditemukan hingga saat ini. Kerak baju masih berada di kerangka korban dan posisi korban sedikit bersandar pada tebing batu dengan kepala bagian Utara dan kaki arah ke Selatan," jelas Iptu Yakobus. 

Baca juga: Dinkes Nagekeo Luncurkan ILP Agar Kesehatan Semua Warga Terpantau 

Keluarga korban memastikan kerangka manusia yang ditemukan tersebut merupakan Nikolaus Iko yang menghilang sejak Sabtu 03 Februari 2024 dari pakaian yang kenakan korban saat menghilang dan ciri khusus pada gigi serta dipastikan oleh keluarga besar korban.

"Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan untuk tidak di lakukan proses autopsi.

"Kerangka korban disemayamkan di rumah duka selanjutnya melakukan proses pemakaman oleh kelurga korban," tutup Iptu Yakobus. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved