Berita NTT
Pentingnya Jaminan Kesehatan, Ratna Daftarkan Kedua Orang Tuanya Jadi Peserta JKN
Lebih lanjut ia menceritakan bahwa pada pagi hari saat hendak pergi bekerja, ibunya mengalami sesak nafas yang hebat bahkan sampai tidak sadarkan diri
POS-KUPANG.COM - Ratna Mohamad (34) mendaftarkan kedua orang tua menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena menyadari betapa pentingnya memiliki jaminan kesehatan.
Hingga akhirnya warga Ende, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende ini datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk menjadi peserta JKN segmentasi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas tiga.
“Saya ingin daftarkan orang tua saya BPJS Kesehatan segmen mandiri kelas tiga, agar kami sekeluarga terjamin oleh BPJS Kesehatan (Program JKN). Ketika dibutuhkan nanti, jadi tidak khawatir lagi harus membayar umum pelayanan kesehatan di rumah sakit,” ucap Ratna.
Ratna sangat paham akan pentingnya jaminan kesehatan bagi kedua orang tuanya jauh sebelum kondisi kedua orangtuanya yang mendadak sakit dan jatuh di rumah kala itu. "Ibu saya yang saat ini berusia 56 tahun sedang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Ende. Kejadian ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, ibu saya juga pernah dirawat inap akibat sesak nafas," tuturnya.
Lebih lanjut ia menceritakan bahwa pada pagi hari saat hendak pergi bekerja, ibunya mengalami sesak nafas yang hebat bahkan sampai tidak sadarkan diri.
“Pada saat itu juga saya bersama keluarga yang lain mengantarkan ibu ke rumah sakit dan setelah tersadar ibu kaget ternyata sudah berada di rumah sakit. Setelah mendapatkan penangan dari tim medis, dokter menyampaikan bahwa ibu saya mengalami gangguan pada paru-paru. Harus saya akui, memang ibu kurang peduli dengan kesehatan dirinya. Sudah tau sering sesak nafas tapi enggan memeriksakannya ke dokter karena keterbatasan biaya. Belum lagi saya sendiri sibuk dengan kerja,” tutur Ratna.
Ratna menilai pelayanan BPJS Kesehatan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini sejalan dengan transformasi mutu layanan yang cepat, mudah, dan setara yang diterapkan oleh BPJS Kesehatan sebagai penanggung jawab Program JKN. Ia merasa bersyukur karena mendapatkan perawatan tanpa perlu khawatir tentang biaya medis. Ratna menegaskan bahwa hak pasien di
Program JKN tidak berbeda dengan pasien lainnya. "Awalnya saya pernah berobat orang tua ke dokter praktik perorangan tempat kami terdaftar, dokter melakukan pemeriksaan dengan baik, namun karena memerlukan pelayanan lebih lanjut, kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit umum di Ende, di sana mendapatkan pelayanan yang mudah dan cepat hingga akhirnya sampai saat ini orang tua dan kelurga rutin menjalaninya,” lanjut Ratna.
Mudah yang di maksud adalah hanya menunjukkan KTP saja kepada petugas fasilitas kesehatan sudah cukup untuk mengakses layanan tanpa perlu dimintai berkas lainnya lagi. Selain itu Ratna mengaku jika petugas yang melayaninya begitu ramah tanpa dibeda-bedakan.
“Yang penting itu tidak ada perbedaan dengan pasien lainnya, sebagai seorang yang juga pernah memberikan layanan kepada masyarakat, saya juga diajarkan bagaimana memperlakukan customer agar layanan kita berkualitas, posisi saya saat ini sebagai peserta JKN telah merasakan layanan yang berkualitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ratna menegaskan jika selama ibunya menjalani pengobatan, menjalani rawat inap, bantuan oksigen, pengecekan lengkap hingga mendapatkan obat-obatan yang rutin ibu saya konsumsi tiap hari.
Pengobatan tersebut tentu saja menurutnya berbiaya cukup mahal, namun ia mengaku selama menjalani pengobatan tersebut ibu saya sama sekali tidak dikenakan biaya tambahan lagi.
Mengingat pentingnya jaminan kesehatan saat ini, Ratna berharap agar pemerintah terus membantu masyarakat yang kurang mampu agar terjamin dalam Program JKN. Dirinya melihat bahwa program ini telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, dan optimis bahwa perbaikan terus dilakukan agar lebih banyak orang dapat merasakan manfaatnya.
Di akhir percakapan, Ratna menyampaikan bahwa sebagai peserta JKN yang sering mengakses layanan kesehatan, ia berharap bahwa program ini akan terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat maksimal bagi seluruh masyarakat. Ia juga melihat bahwa layanan kesehatan di fasilitas kesehatan saat ini sudah sangat mudah.
"Pelayanan kesehatan di faskes sudah baik, semoga dapat terus dipertahankan dan bisa lebih ditingkatkan lagi," pungkas Ratna. (gt/mr)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Telkomsel, Wajah Baru Gaya Inovatif yang Menghipnotis |
![]() |
---|
Sejarah Baru, Atlet Gymnastik Pertama dari NTT Langsung Naik Podium Juara di Jakarta |
![]() |
---|
Pengamat Undana Nilai Hakim MK Tidak Berprinsip Hapus Parlemen Threshold |
![]() |
---|
Pj Bupati Kupang Ajak Pemuda Katolik NTT Sinergi dengan Pemerintah Daerah |
![]() |
---|
Mantan Gubernur NTT, Herman Musakabe Minta Warga NTT Eratkan Rasa Persatuan dan Persaudaraan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.