Breaking News

KUR 2024

Pembiayaan KUR 2024 Triwulan Pertama Melesat 303,9 Persen, Pegadaian Bukukan Laba Rp 1,4 Triliun

Pembiayaan KUR 2024 Triwulan Pertama melesat 303,9 Persen, Pegadaian bukukan Laba usaha hingga Rp 1,4 Triliun.

Editor: Adiana Ahmad
rbtv.disway.id
POS-KUPANG.COM/Ilustrasi seorang petugas sedang melayani calon nasabah yang mengajukan kredit KUR Pegadaian - Pembiayaan KUR 2024 Triwulan Pertama melesat 303,9 Persen, Pegadaian bukukan laba Rp 1,4 Triliun. 

POS-KUPANG.COM - Holding Ultra Mikro PT Pegadaian mencatat kinerja moncer lewat Pembiayaan KUR 2024 ( Kredit Usaha Rakyat ) Syariah.

Pegdaian mencatat pada Periode Triwulan I 2024, Pembiayaan KUR Pegadaian 2024 melalui KUR Pegadaian Syarauah melesat hingga 303,9 persen menjadi Rp 2,9 triliun dari Rp 710 Miliar pada periode yang sama tahun 2023. 

"Bersama BRI dan PNM, Pegadaian berkomitmen untuk mengembangkan UMKM, salah satunya dengan menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah”, kata Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dalam keterangan resminya, Kamis (25/04).

Damar Latri Setiawan mengatakan, dengan pencapaian itu, KUR Pegadaian 2024 menjadi salah satu penopang tercapainya laba Rp 1,4 Triliun yang dibukukan PT Pegadaian pada Triwulan Pertama 2024.

Baca juga: Bebas Bunga dan Tak Perlu Jaminan Tambahan, Pinjam 100 Juta di KUR BSI 2024, Angsuran Cuma 1 Jutaan

Dalam keterangan resminya, PT Pegadaian merils, berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 1,4 triliun pada triwulan pertama tahun 2024. Angka itu tumbuh 33,2 % secara tahunan dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1 triliun. 

Adapun pencapaian kinerja ini ditopang oleh penyaluran pinjaman (omzet) pembiayaan yang tumbuh 10,7?ri Rp 49,4 triliun pada periode triwulan I 2023 menjadi Rp 54,7 triliun di triwulan I 2024.

Kemudian outstanding loan (OSL) gross juga tumbuh sebesar 17,0 % YoY dari Rp. 61,2 triliun menjadi Rp. 71,6 triliun. 

Sementara kredit terus bertumbuh, Pegadaian mampu menjaga kualitas kreditnya. Hal ini tercermin dari penurunan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) dari 1,37 % di kuartal I Tahun 2023 menjadi 1,24 % di kuartal I Tahun 2024. 

Kemudian beban operasional pendapatan operasional (BOPO) juga turut mengalami penurunan menjadi 62,74 % di kuartal I 2024 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 65,27 % .

Jumlah nasabah Pegadaian meningkat 9,3?ri 22,4 juta nasabah di Maret 2023 menjadi 24,4 juta nasabah di Maret 2024. 

Baca juga: KENALI Penyebab Pinjaman KUR BRI 2024 Sering Ditolak, Punya Riwayat Kredit Macet, Jangan Coba-coba

Melalui kinerja yang baik itu, aset Pegadaian berhasil naik 14,3 % YoY dari Rp 76,1 triliun pada kuartal I tahun lalu menjadi Rp 87 triliun pada kuartal I tahun ini. 

Lebih lanjut Damar mengungkapkan bahwa Pegadaian tidak hanya memfasilitasi pembiayaan produktif, namun pinjaman konsumtif seperti fitur baru Pembiayaan WIsata Religi, Multiguna Wisata hingga pembiayaan kendaraan listrik yang dapat dinikmati oleh seluruh Sahabat Pegadaian

Selain itu Pegadaian senantiasa berusaha agar selalu hadir di tengah masyarakat melalui edukasi tentang literasi investasi. Pegadaian memiliki produk Cicil Emas dan Tabungan Emas Pegadaian yang tahan inflasi. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS


 

 

 

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved