Berita Malaka
BPN Malaka Lakukan Gerakan Sinergi Reforma Agraria di Desa Lamudur
Itulah sebabnya dalam kegiatan ini BPN memberikan bantuan pemberdayaan masyarakat seperti benih ikan.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, BETUN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malaka melaksanakan Gerakan Sinergi Reforma Agraria (GSFA) di Desa Lamudur, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Senin 22 April 2024.
Pelaksanaan kegiatan ini ditandai dengan pemberian bantuan benih ikan lele kepada kelompok tani di Desa Lamudur. Kemudian pelatihan pembuatan pakan ikan.
Kegiatan ini bersinergi dengan beberapa unsur terkait diantaranya, Dinas PMD, Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Perindustrian, pihak bank dan pemerintah desa.
Hadir saat itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Malaka, Rochus Gonzales Funay mewakili Bupati Malaka, perwakilan dari bank, Sekretaris Desa Lamudur, anggota kelompok tani dan masyarakat.
Baca juga: Pemkab Malaka Seleksi Pejabat Tinggi Pratama Mengisi 4 Jabatan
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka, Ridonsius Djula, S. ST dalam sambutannya mengatakan, Gerakan Sinergi Reforma Agraria dilaksanakan serentak di seluruh kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Indonesia.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk menampilkan hasil kerja sama penataan aset, dan penataan akses seluruh Indonesia. Selain itu, mendorong potensi usaha kegiatan penataan akses di kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Ridonsius menambahkan, kegiatan ini juga dalam rangka menyatukan semangat dan kebersamaan semua stakeholder dalam mensejahterakan masyarakat. Itulah sebabnya dalam kegiatan ini BPN memberikan bantuan pemberdayaan masyarakat seperti benih ikan.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Malaka, Rochus Gonzales Funay menyambut baik kegiatan Gerakan Sinergi Reforma Agraria. Pasalnya, selain memastikan aset-aset yang dimiliki masyarakat seperti sertifikat tanah, juga BPN mendorong pemberdayaan masyarakat lewat pemberian bantuan.
Kegiatan yang dilakukan BPN tersebut sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Malaka yakni, Kebun, Kandang dan Kolam atau yang dikenal dengan tagline program 3K.
Tambah Rochus, pada kegiatan tersebut juga BPN bersinergi dengan pihak bank sehingga pihak bank dapat melihat langsung aktivitas usaha dari masyarakat dan bisa mendapat dukungan permodalan untuk usaha ekonomi kreatif dengan jaminan sertifikat tanah.
Dengan demikian, sertifikat tanah yang telah diurus oleh BPN tidak hanya menghiasi lemari tetapi juga bermanfaat untuk mendapatkan modal usaha lewat jaminan di perbankan. (jen).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/menabur-benih-ikan-lele.jpg)