Liga 1
BRI Liga 1, Jelang Bali United Bentrok Bhayangkara FC Teco Berharap Fair di Dalam Lapangan
Tim Borneo FC melaju dengan mulus tanpa terkejar lawan-lawannya kemudian disusul Persib Bandung.
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM- Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 menyisahkan beberapa pekan lagi dan perburuan peringkat untuk lolos ke babak Championship Series semakin panas.
Tim Borneo FC melaju dengan mulus tanpa terkejar lawan-lawannya kemudian disusul Persib Bandung.
Sementara Bali United masih harus berjibaku mencuri poin penuh dan laga krusial menghadapi Bhayangkara FC sangat menentukan langkah tim dari Stefano Cugurra.
Bali United akan melakoni pekan ke-32 BRI Liga 1 2023/2024 menghadapi tamunya, Bhayangkara Presisi Indonesia FC hari Sabtu (20/4/2024) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Laga pertemuan kedua musim bagi kedua tim diprediksi akan berlangsung menarik dan panas di arena pertandingan.
Sebab kedua tim sama-sama butuh poin dengan dua tujuan berbeda di edisi kali ini.
Bali United butuh kemenangan di rumah untuk mengamankan posisi melaju ke babak Championship Series musim ini.
Baca juga: BRI Liga 1, Bali United U18 Jalani Uji Tanding dengan Perseden Denpasar
Sementara Bhayangkara Presisi Indonesia FC butuh kemenangan untuk memperpanjang peluang keluar dari zona degradasi musim ini.
Jika Bali United sendiri dapat meraih kemenangan penting besok malam, maka The Guardians dipastikan akan degradasi ke Liga 2 edisi kompetisi Liga 1 kali ini.
Namun di satu sisi, Bhayangkara juga tidak tinggal diam terhadap situasi yang terjadi.
Pada pekan sebelumnya,mereka mampu meraih kemenangan besar 7 gol tanpa balas terhadap tamunya Persik Kediri.
Hasil pertandingan itu pun menuai pro kontra yang berujung laga kontroversial karena dianggap sebagai pengaturan skor atau Match Fixing.
Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra menjelaskan situasi yang mungkin bisa terjadi di sepak bola semua negara itu.
“Kita tahu situasi sepak bola bukan hanya di Indonesia apapun bisa terjadi. Tapi sebagai pelatih atau pemain, kami hanya berharap bisa fair di dalam lapangan. Sewaktu ada masalah, saya pikir polisi harus urus mereka dan PSSI tegas dengan pihak terkait,” ujar Coach Teco seperti dilansir laman baliutd.com.
Baca juga: BRI Liga 1, Suporter Bali United Diminta Penuhi Stadion Dipta di Laga Kandang Terakhir
Pelatih asal Brasil ini menerangkan bila memang terbukti ada sesuatu di laga pekan sebelumnya yang menyelimuti calon lawannya pekan ini, maka seharusnya diproses dengan baik.
Hal itu untuk menjaga marwah sepak bola di Indonesia agar tidak tercoreng dan dilihat oleh negara lain.
“Apalagi jika ada bukti, harus diselesaikan untuk tidak ada masalah. Sebagai pelatih atau pemain yang hidup dari sepak bola tentu berharap tidak ada masalah," katanya.
"Selama ini kami kerja keras di latihan untuk bisa menang di pertandingan walau kami tahu ada tiga hasil yaitu menang, imbang dan kalah dalam pertandingan. Mudah-mudahan federasi bisa menjaga sepak bola Indonesia agar tidak ada masalah ketika ada bukti itu,” jelas Coach Teco.
Bhayangkara Presisi Indonesia FC sendiri berada di peringkat ke-17 dengan mengoleksi 23 poin dari 31 pekan pertandingan.
Sementara Bali United tetap bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 musim ini.
Serdadu Tridatu mengoleksi 52 poin dari 31 pekan pertandingan di bawah Borneo FC Samarinda (70 poin) dan Persib Bandung (56 poin).
Sementara itu, Madura United FC menempel di posisi keempat dengan 50 poin sejauh ini.
Baca juga: BRI Liga 1, Bojan Hodak Gembira Dapat Tambahan Amunisi Stefano Beltrame Pasrah
Empat tim teratas di papan klasemen hingga akhir musim pekan ke-34 akan kembali beradu di babak Championship Series BRI Liga 1 2023/2024.
Laga ini akan begitu spesial terjadi apabila Bali United berhasil meraih kemenangan yang menandakan Bhayangkara Presisi Indonesia FC resmi terlempar ke Liga 2 musim depan.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.