Berita NTT

Seluruh TPAKD NTT Berhasil Implementasi 4 Program Kerja

Adapun daerah dengan pencapaian terbaik untuk realisasi program QRIS ini yakni Kota Kupang dengan total volume transaksi mencapai 166.215 transaksi.

Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Perwakilan TPAKD Ngada menerima penghargaan pencapaian terbaik untuk realisasi program KUR 2023 yang diberikan langsung oleh Kepala OJK NTT, Japarmen Manalu pada Selasa, 26 Maret 2024 di Hotel Aston Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Seluruh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimplementasi program kerja yang berjalan dengan baik sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT), Japarmen Manalu dalam Rapat Koordinasi dan Capacity Building Pengembangan Ekonomi Daerah Melalui Peran TPAKD NTT melaporkan, pada 2023, seluruh TPAKD di Provinsi NTT telah berhasil mengimplementasi 4 program kerja.

Pertama, program perluasan akses keuangan melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), dengan total jumlah rekening mencapai 1.706.964 rekening dengan nominal penghimpunan sebesar Rp466.348.669.990,- (Empat Ratus Enam Puluh Enam Miliar Tiga Ratus Empat Puluh Delapan Juta Enam Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu Sembilan Ratus Sembilan Puluh Rupiah).

Baca juga: BSI KC Kupang Bersama OJK NTT Gelar Literasi Keuangan Syariah di MAN Kota Kupang 

"Adapun daerah dengan pencapaian terbaik untuk realisasi program KEJAR ini yakni Kabupaten Kupang dengan jumlah rekening mencapai 257.700 rekening dengan nominal sebesar Rp73.940.561.839,"ungkap Japarmen.

Kedua, program optimalisasi penyaluran Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) kepada Sektor Prioritas, dengan total jumlah debitur mencapai 6.017 debitur dengan nominal penyaluran sebesar Rp42.415.908.118,-. Adapun daerah dengan pencapaian terbaik untuk realisasi program K/PMR ini yakni Kabupaten Malaka dengan jumlah rekening mencapai 445 rekening dengan nominal sebesar Rp3.402.000.000,-

Ketiga, program optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Sektor Prioritas, dengan total jumlah debitur mencapai 21.889 debitur dengan nominal penyaluran sebesar Rp943.853.100.588  dengan pencapaian terbaik untuk realisasi program KUR ini yakni Kabupaten Ngada dengan jumlah rekening mencapai 2.019 rekening dengan nominal sebesar Rp70.002.100.000,-

Program optimalisasi produk dan layanan keuangan digital melalui pemanfaatan Digital Payment QRIS, dengan total volume transaksi mencapai 463.877 transaksi, total nominal transaksi mencapai Rp79.875.328.741 dan total merchant QRIS mencapai 224.309 merchant.

Adapun daerah dengan pencapaian terbaik untuk realisasi program QRIS ini yakni Kota Kupang dengan total volume transaksi mencapai 166.215 transaksi.

Sedangkan total nominal transaksi mencapai Rp32.459.428.448 dan total merchant QRIS mencapai 48.194 merchant.

"Melihat pencapaian tersebut maka perencanaan dalam penyusunan program kerja tentunya menjadi hal utama yang perlu diperhatikan oleh seluruh TPAKD agar pada akhirnya program kerja dapat berdampak signifikan terhadap keterbukaan akses keuangan di daerah,"lanjut Japarmen.

Namun demikian, dalam penyusunan program kerja, tidak semua TPAKD memiliki pemahaman yang sama terkait bagaimana menentukan tema program kerja yang tepat untuk diimplementasikan di suatu daerah. (dhe)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved