Sabtu, 23 Mei 2026

Universitas Terbuka

Mahasiswa Universitas Terbuka Kupang Ikut OSMB

Yudith Alexanderina Frans menambahkan UT juga memberikan layanan bantuan belajar untuk para mahasiswa. 

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.UT KUPANG 
Direktur Universitas Terbuka (UT) Kupang Dr. Ajat Sudrajat, M.Pd saat memberikan materinya di Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) tahun akademik 2023/2024.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Sejumlah mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Kupang mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB). 

Kegiatan bagi mahasiswa 2023/2024 UT Kupang itu, dilaksanakan di Hotel Aston Kupang, Sabtu 23 Maret 2024 pagi. 

OSMB kali ini dijelaskan beberapa hal mengenai penyelenggaraan pendidikan yang ada di UT. Banyak kemudahan yang bisa diakses di UT, termasuk bagi mahasiswa yang memiliki usaha. Kampus itu bisa membantu pengembangan usaha. 

Sisi lain, layanan pendidikan tinggi, bisa mendapat lebih banyak informasi di website milik Universitas Terbuka ataupun milk Kementerian Pendidikan RI. 

Baca juga: Universitas Terbuka Buka 164 Lowongan CPNS 2023 dan PPPK 2023, Simak Kualifikasi & Rincian Formasi

"Ada (beasiswa). Yang pasti itu beasiswa prestasi dan CSR," kata Imelda Paulina Soko, pemateri OSMB saat memaparkan materinya. 

Dia menyebut, UT juga bermitra dengan lembaga dan perbankan lainnya yang bisa membantu beasiswa ke mahasiswa. Adapun beasiswa yang ada di UT memiliki kesamaan dengan kampus umum lainnya. 

Universitas Terbuka juga membuka program kreativitas mahasiswa. Mahasiswa UT bisa mengajukan proposal untuk membantu pengembangan usaha.  

"Informasi ini bisa lihat di website Universitas Terbuka atau medsos UT," sebutnya. 

Apalagi, setiap tahun ada kegiatan yang digelar untuk dies natalis UT. Dalam kegiatan itu akan berlangsung berbagai jenis dari mata lomba yang berkontribusi peningkatan belajar di UT. 

Pemateri lainnya, Yudith Alexanderina Frans menambahkan UT juga memberikan layanan bantuan belajar untuk para mahasiswa. 

Sebab, UT memiliki sistem belajar mandiri yang bisa dikerjakan secara berkelompok. Memang pada semester awal ada SKS yang lebih sedikit. 

Layanan bantuan belajar adalah tutorial dan diberikan ke semua mahasiswa. Sementara tugas mata kuliah diberikan ke mahasiswa yang tidak bersedia di layanan tutorial. 

"Tutorial itu harus isi aktivitasi dan kesediaan. Layanan mata kuliah, itu diberikan ke mahasiswa yang tidak mengisi di tutorial. Dan layanan ini tidak ada praktek dan tugas akhir program," ujarnya. 

Menurut dia, layanan itu diberikan seorang tutor sebagai fasilitator untuk membantu mahasiswa saat belajar mandiri. Tutorial membahas hal sulit. Sehingga perlu melihat kembali atau membaca modul. 

Tutorial tatap muka berkontribusi nilai 50 persen. Bagi mahasiswa yang tidak lulus di semester itu bisa mengajukan registrasi mata kuliah dan tutorial. 

Yudith Frans mengingatkan agar mahasiswa tidak menggunakan joki dalam proses perkuliahan. Apalagi proses perkuliahan yang lebih banyak dilakukan secara daring. Sebab, akan beresiko ke mahasiswa bersangkutan saat ujian akhir. 

"Ujian akhir adalah alat ukur utama kita," kata dia. 

Keaktifan dalam forum atau kelas, mengerjakan tugas dan 8 kali pertemuan, merupakan penilaian. Mahasiswa juga tetap diingatkan mengenai etika dan moral dalam proses perkuliahan berlangsung bersama UT. 

Direktur Universitas Terbuka Kupang, Dr. Ajat Sudrajat mengatakan, kegiatan itu merupakan pengenalan perkuliahan bagi mahasiswa semester satu UT yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Kupang. 

OSMB digelar agar mahasiswa bisa lebih memahami UT lebih detail dengan berbagai sistem perkuliahan yang terkoneksi ke sistem digital. 

Dr. Ajat Sudrajat menyebut, kegiatan yang sama juga digelar di Manggarai, dan beberapa daerah lainnya di NTT. Ada juga mahasiswa mengikuti kegiatan itu secara daring dari daerah masing-masing. 

"Diharapkan mahasiswa bisa memahami dengan baik dan jelas. Ini momen penting mahasiswa mengenal lebih jauh tentang berkuliah di UT," kata Dr. Ajat Sudrajat. 

Kegiatan itu berlangsung selama tiga sesi. Pada sesi satu dan dua digelar 23-24 Maret dan sesi ketiga akan digelar 20 April 2024. 

OSMB hari pertama para dosen dan staf UT akan memberikan pengenalan terhadap fitur yang ada. Kemudian hari kedua dilanjutkan dengan praktik bersama. 

Ia menyebut, dengan sistem perkuliahan yang dijelaskan ini, paling tidak mahasiswa punya kesiapan untuk ke depan. Apalagi, sistem perkuliahan yang dilakukan secara daring. 

Dalam pelaksanaan OSMB, UT juga menghadirkan narasumber lokal seperti pejabat setempat maupun mitra dari UT. Dr. Ajat Sudrajat meminta mahasiswa mengikuti kegiatan itu dengan baik dan bisa memahami sistem kuliah di UT. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved