Bursa Mobil Bekas
Ingin Beli Mobil Bekas? Perhatikan Bedanya Mobil Buatan Jepang dan Eropa
Bagi kamu yang ingin membeli mobil bekas, tentukan terlebih dahulu apakah ingin memiliki mobil buatan jepang atau mobil buatan Eropa.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Bagi kamu yang ingin membeli mobil bekas, tentukan terlebih dahulu apakah ingin memiliki mobil buatan jepang atau mobil produksi Eropa. Mobil dari dua negara ini punya perbedaan yang cukup mencolok.
Mobil asal Eropa biasanya lebih mahal. Namun depresiasi atau pengurangan nilai suatu aset akibat usia atau durasi pemakaian, juga lebih besar. Ini beda dengan kendaraan produksi Jepang.
Di Bursa Mobil Bekas, depresiasi mobil Eropa bisa sampai 20 persen pada tahun pertama kepemilikan.
Hal itu dibenarkan Marketing Autobahn.id, showroom mobil bekas di BSD City, Tangerang, Louis Hansen. Dia mengatakan bahwa depresiasi beberapa mobil eropa bisa menyentuh 20 persen, pada tahun pertama.
Akan tetapi, lanjut dia, tidak semua merek mobil eropa mengalami nasib yang sama. Jadi tak semua mobil eropa itu mengalami penurunan harga yang sangat drastis.
Biasanya, lanjut Louis Hansen, mobil eropa yang harga bekasnya jatuh, adalah mobil yang kurang laris di pasaran. Mobil-mobil tersebut dipasarannya tidak banyak.
"Jadi mobil Eropa yang bisa (turun) sampai 20 persen di tahun pertama itu tidak banyak. Misalnya BMW X4 dan X6 tidak terlalu banyak. Tidak seperti BMW X1, X3 dan X5," ujarnya.
Depresiasi mobil Eropa itu memang lebih besar ketimbang mobil Jepang, atau Korea Selatan. Contohnya BMW X5. Kalau keluaran terbaru harganya Rp 1,8 miliar tahun 2021. Saat ini dijual dengan Rp 1,3 miliar.
"Jadi, turun itu bisa Rp 200 juta per tahun, seperti BMW X5, barunya. Pada tahun 2021, Rp 1,8 miliar tapi saat ini (2024) kami jual dengan Rp 1,3 miliar," ujar Louis.
Sedangkan mobil jepang tak terlalu mengalami depresiasi yang mencolok. Harga mobil Jepang itu biasanya bertahan.
Baca juga: Ingin Punya Mobil Bekas Grand Livina? Kini Dibandrol dengan Harga Murah
"Kalau mobil Jepang lebih kecil tapi tergantung model lagi sih. Misalkan seperti (Toyota) Fortuner dan (Mitsubishi) Pajero Sport mungkin agak bertahan. Avanza juga bertahan," ujarnya.
Jadi, bagi kamu yang hendak membeli mobil, termasuk mobil bekas, sebaiknya tentukan dulu mobil merek apa yang hendak kamu beli. Jika mobil buatan Eropa, seperti itu nasibnya. Sementara mobil Jepang, lebih bertahan. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
| Pilih SUV Medium Kalau Kamu Ingin Beli Mobil Bekas, Ini Daftar Keunggulannya |
|
|---|
| Kamu Tinggal Pilih, Mau Mobil Avanza atau Xenia Bekas, Harga Murah Tergantung Nego |
|
|---|
| Pilih Mobil Bekas Daihatsu Sirion atau Suzuki Ignis, Harga Spesial Kini Menanti Anda |
|
|---|
| Segera Miliki Mobil Bekas Honda Freed, Harga Terjangkau Hanya Rp 115 Juta |
|
|---|
| Ingin Miliki Mobil Mini Copper Bekas? Turuti Saran Ini Bila Kamu Serius Memilikinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Depresiasi-harga-mobil-eropa-lebih-tinggi-dari-mobil-jepang.jpg)