Kabar Artis
Kisah Cinta Wulan Guritno dan Sabda Ahessa Berakhir, Kini Lanjut Perkara Urusan Hutang Piutang
Kisah asmara Wulan Guritno dan pacar berondongnya sudah berakhir Namun kisah cinta mera yang diwarnai hutang piutang pun berlanjuut ke urusan perkar
Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG.COM -- Kisah asmara Wulan Guritno dan pacar berondongnya sudah berakhir.
Namun kisah cinta mera yang diwarnai hutang piutang pun berlanjuut ke urusan perkara mantan pasangan kontroversi itu.
Kuasa hukum Wulan Guritno, Ficky Fernando mengungkap alasan akhirnya kliennya menggugat mantan kekasihnya, Sabda Ahessa sebesar Rp 396.150.000.
Gugatan itu terkait dana talangan renovasi rumah Sabda di daerah Pejaten, Jakarta Selatan.
Ficky mengatakan, Wulan menggugat karena sudah beberapa kali mencoba menagih langsung ke Sabda, namun tidak juga dibayarkan.
“Karena memang secara hukum kan kita bisa menggugat hanya secara hukum yang benarnya.
Baca juga: Wulan Guritno Murka Sampai Gugat Mantan Pacar Rp 396 Juta, Terkuak Sumber Kekayaan sang Artis
Jadi karena sudah beberapa kali ditagih tidak ada penyelesaian mau enggak mau kita (bawa) secara hukum,” ujar Ficky di PN Jakarta Selatan, Kamis (29/2/2024).
Ficky membenarkan bahwa menalangi dana untuk renovasi rumah Sabda adalah kesepakatan bersama.
Namun, dalam kesepakatan itu, Sabda berjanji akan mengembalikan uang yang dipinjam itu ke Wulan.
“Iya itu kesepakatan bersama untuk mengembalikan uangnya tapi belum dikembalikan kembalikan.
Kalau memang kesepakatan bersama harusnya kalau klien kami tagih dia bilang ‘enggak ada.’ (Tapi) hanya bilang mau membayar tapi belum ketahuan kapan bayarnya,” kata Ficky.
Ficky mengatakan, Sabda beberapa kali mengundur waktu untuk membayar utang renovasinya rumahnya ke Wulan.
Sampai akhirnya, Wulan terpaksa melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar uangnya dikembalikan oleh Sabada.
Saat ditanya apakah uang talangan renovasi rumah itu ditagih ketika Sabda dan Wulan putus, Ficky tak menjawab detail.
“Yah kesepakatan dari mereka aja. Ya kita sudah tagih tapi janji dari mas Sabda itu ya beberapa kali mundur, dia belum bersedia,” ucap Ficky.
“Kita udah tagih dari pertengahan 2023 cuma mundur terus,” tutur Ficky. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. *
Baca artikel kain di Pos Kupang,com KLIK >>> GOOGLE.NEWS
Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.