Kamis, 16 April 2026

Liga Inggris

Prediksi Liga Inggris : Liga Premier Menghadapi Pertarungan Hukum Baru

Klub Manchester City yang sudah menghadapi dakwaan Financial Fair Play (FFP), diduga menentang reformasi tersebut

|
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
kolase-footballtoday.com
Liga Premier terlibat dalam pertarungan hukum baru mengenai peraturan baru yang mengatur kesepakatan komersial antara klub dan afiliasinya 

POS-KUPANG.COM- Prediksi Liga Inggris, Liga Premier terlibat dalam pertarungan hukum baru mengenai peraturan yang mengatur kesepakatan komersial antara klub dan afiliasinya.

Klub Manchester City, yang sudah menghadapi dakwaan Financial Fair Play (FFP), diduga menentang reformasi tersebut, dengan alasan pelanggaran hukum persaingan.

Hal ini menambah tekanan hukum dan politik terhadap Liga Premier, yang akan segera memiliki regulator independen.

Menurut Sky News, sebuah klub papan atas yang tidak disebutkan namanya telah mengancam akan melakukan proses arbitrase, dengan alasan bahwa perubahan yang diusulkan itu melanggar hukum.

Aturan transaksi pihak terkait (APT) ini dirancang untuk menciptakan persaingan yang setara dengan mencegah transaksi berlebihan yang memicu pembelanjaan pemain secara berlebihan.

City, yang dimiliki oleh investor Abu Dhabi, sebelumnya menyatakan keprihatinannya terhadap peraturan APT yang lebih ketat, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang sponsor stadion Etihad dan hubungannya dengan jaringan global City Football Group.

Kekhawatiran atas ketidakseimbangan kompetitif akibat kepemilikan negara di Manchester City dan Newcastle United memicu dukungan terhadap peraturan APT yang lebih ketat.

Pertanyaan juga seputar nilai kesepakatan sponsorship Chelsea dengan Infinite Athlete. Klub ini tidak memiliki sepak bola Liga Champions dan berhasil mengantongi kesepakatan senilai sekitar £40 juta.

Baca juga: Prediksi Liga Inggris : Kasus Everton Jadi Sorotan Pasca Keputusan Komisi Independen

Baca juga: Prediksi Liga Inggris : Mantan Gelandang Man United Jesse Lingard ke FC Seoul

Tantangan hukum ini menyoroti semakin tegangnya hubungan antara Liga Premier, klub-klubnya, dan Liga Sepak Bola Inggris (EFL), di mana pembicaraan redistribusi keuangan terhenti.

Sementara itu, pengujian keberlanjutan keuangan baru, termasuk persyaratan arus kas bebas minimum sebesar £25 juta, sedang dibahas.

“Setiap upaya untuk memblokir aturan APT hanya mementingkan diri sendiri dan pada akhirnya akan merusak permainan,” kata seorang sumber.

Liga Premier tetap yakin reformasinya mematuhi undang-undang persaingan.

Potensi pertarungan hukum ini menimbulkan tantangan lain dalam kancah keuangan Liga Premier yang sudah rumit, menimbulkan pertanyaan tentang fair play, transparansi, dan masa depan liga itu sendiri.

Liga Premier dan Manchester City belum mengkonfirmasi atau menyangkal berita tersebut, tetapi perhatikan ruang ini untuk pembaruan lebih lanjut.(*)

Sumber : footballtoday.com

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved