Pilpres 2024

Indikator Politik Indonesia Tampilkan Survei Terbaru, Prabowo-Gibran Semakin Tak Terbendung

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menampilkan hasil survei terbaru tentang elektabilitas prabowo-Gibran.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TAK TERBENDUNG – Pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka semakin tak terbendung. Berdasarkan hasil survei terbaru, Pilpres 2024 ini berpeluang satu putaran karena elektoral Prabowo-Gibran sudah di atas 50 persen. 

POS-KUPANG.COM – Direktur Eksekutif IPI ( Indikator Politik Indonesia ), Burhanuddin Muhtadi menampilkan hasil survei terbaru tentang elektabilitas pasangan calon yang berpeluang besar memenangkan Pilpres 2024 ini.  Pasangan calon tersebut kini telah meraih angka 51,8 persen dalam pesta demokrasi tahun 2024 ini.

Bahwa hasil survei yang dilakukan pada 28 Januari-4 Februari 2024 tersebut menunjukkan, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, semakin tak terbendung.

"Hasilnya Bapak Ibu sekalian, kalau kita pakai simulasi surat suara, pasangan Pak Prabowo-Gibran 51,8 persen," kata Burhanuddin Muhtadi, sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com dari Kompas.Com, Sabtu 10 Februari 2024.

Berdasarkan hasil survey tersebut, pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar punya elektabilitas 24,1 persen. Sementara pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD angka keterpilihannya melorot drastis dan kini tinggal 19,6 persen.

"Tapi masih ada 4,5 persen pemilih yang merupakan responden kita, yang waktu kita survei mengatakan tidak tahu, tidak jawab," ujar Burhanuddin.

Dikatakannya, merujuk pada hasil survei terbaru tersebut, maka hal itu semakin membuka peluang kalau Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 ini akan berlangsung dalam satu putaran dan itu sangat terbuka.

Saat ini, katanya, tren elektabilitas Prabowo-Gibran terus menunjukkan kenaikan. Angka keterpilihannya saat ini sudah di atas 50 persen. "Jadi, kalau sebelumnya mungkin probabilitas satu putaran fifty-fifty, sekarang meningkat lagi," kata Burhanuddin.

Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen sehingga elektabilitas Prabowo-Gibran secara riil bisa saja masih di bawah 50 persen.

"Tetap masih ada peluang buat terjadinya 2 putaran meskipun peluang dua putaran itu menipis seiring dengan peningkatan suara Pak Prabowo," ujar Burhanuddin.

Survei ini dilakukan terhadap total 5.500 orang responden pemilik hak pilih pada Pemilu 2024 yang diambil menggunakan multistage random sampling.

Baca juga: Prabowo Sebut Nama Gus Dur: Saya Merasa Ada Dukungan  yang Kuat dari Langit

Baca juga: Anies Baswedan Ingin Ciptakan Pemerintahan Tak Dinodai Kepentingan Dinasti

Baca juga: Caleg Menyamar jadi Nelayan Lalu Temui Anies Baswedan, Sebut Tak Setuju Program Makan Siang Gratis

Jumlah responden itu terdiri dari 1.200 orang yang berasal dari seluruh provinsi serta 4.300 orang responden di 18 provinsi yang mendapatkan oversample.

Survei ini memiliki margin of error +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan ukuran sampel basis 1.200 responden. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved