Timor Leste

Timor Leste: LSM Tiongkok Luncurkan Proyek Percontohan untuk Mencegah dan Memerangi Demam Berdarah

GX Foundation meluncurkan proyek percontohan untuk mencegah dan memberantas demam berdarah di Timor Leste pada hari Selasa 23 Januari 2024

Editor: Agustinus Sape
TATOLI/ANTONIO DACIPANU
Perdana Menteri Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao menerima bantan material perlindungan kesehatan dalam melawan penyakit demam berdarah di Timor Leste dan GX Foundation. 

POS-KUPANG.COM, DILI - Organisasi non-pemerintah Tiongkok, GX Foundation, meluncurkan proyek percontohan untuk mencegah dan memberantas demam berdarah di Timor Leste pada hari Selasa 23 Januari 2024 dengan sumbangan kepada Kementerian Kesehatan Timor Leste.

“Proyek ini menandai awal dari kemitraan signifikan antara kami dalam bidang kesehatan masyarakat. Demam berdarah menjadi perhatian global. Asia Barat Daya adalah salah satu kawasan yang rentan,” kata presiden GX Foundation, Leung Chun-ying, pada upacara yang berlangsung di Kementerian Kesehatan di Dili.

Menurut Leung Chun-ying, tujuannya adalah untuk “mengurangi dan mencegah demam berdarah dan penyakit menular vektor lainnya yang ditularkan oleh nyamuk”.

“Dengan dukungan Kementerian Kesehatan, kami dapat membawa tujuh ton peralatan dan bahan, termasuk rapid test dan kelambu untuk didistribusikan ke puskesmas dan posko,” ujarnya.

Perdana Menteri Xanana Gusmao dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada GX Foundation atas komitmen dalam membantu sektor kesehatan.

"Saya sangat terkesan dengan betapa cepatnya Bapak Leung Chun-Ying, Ketua GX Foundation, dan timnya mengembangkan program percontohan ini," kata Xanana Gusmao, dalam sambutannya di Palacio das Cinzas, Caicoli Dili.

Xanana juga mengapresiasi GX Foundation yang telah memilih Timor Leste sebagai negara pertama yang melaksanakan seluruh program mitigasi demam berdarah setelah bagian-bagian komponennya diuji di negara mitra lainnya.

Baca juga: Timor Leste Miliki Internet Paling Lemot di Dunia, Milenial Sudah Muak

Wakil Menteri Penguatan Kelembagaan Kesehatan, Jose dos Reis Magno, menegaskan bahwa demam berdarah merupakan masalah kesehatan masyarakat yang jumlahnya terus meningkat setiap tahunnya.

“Demam berdarah adalah endemik,” kata wakil menteri dalam upacara tersebut, yang dihadiri oleh Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao.

Menurut Jose dos Reis Magno, pada tahun 2023 terdapat 1.953 kasus demam berdarah yang menyebabkan tujuh orang meninggal.

“Sejak awal tahun tercatat 49 kasus, sebagian besar terjadi pada anak-anak berusia 5 hingga 14 tahun,” ujarnya.

Presiden GX Foundation menjelaskan bahwa proyek ini akan mengambil pendekatan holistik tidak hanya karena proyek ini akan mendiagnosis dan mengobati demam berdarah, namun juga karena proyek ini akan menyadarkan dan mendidik masyarakat tentang perlunya pencegahan.

“Berbagai komponen pendekatan ini telah berhasil dilakukan di negara-negara lain, namun Timor Leste adalah negara pertama yang menerapkan program ini secara holistik,” katanya.

GX Foundation yang berpusat di Hong Kong didirikan 10 tahun lalu dan memiliki proyek kesehatan di beberapa negara yang sebagian besar terkait dengan oftalmologi yaitu pengobatan katarak.

(macaubusiness.com/tatoli.tl)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved