Berita Manggarai Timur

Hama Ulat Grayak Serang Tanaman Jagung Petani Manggarai Timur, Dinas Pertanian Turun Tangan

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Sentis, Kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 5 Januari 2024.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Petugas dari Dinas Pertanian Manggarai Timur sedang melakukan pengendalian hama ulat jagung. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Hama ulat grayak menyerang tanaman jagung milik para petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Manggarai Timur, Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur turun lapangan untuk membantu pengendalian. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Sentis, Kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 5 Januari 2024.

Yohanes mengatakan, serangan hama ulat grayak cenderung meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dikarenakan curah hujan lebih sedikit dan lebih panjang keringnya.

Baca juga: Hama Ulat Serang Tanaman Jagung Milik Petani di Borong Manggarai Timur

Berdasarkan laporan, hama ulat tersebut menyerang tanaman jagung di wilayah Kecamatan Borong, Ranamese dan Kecamatan Kota Komba, dan berpotensi di juga di wilayah utara yakni Kecamatan Lamba Leda Utara dan Sambi Rampas. 

"Untuk luasan tanaman jagung yang sudah di serang hama kita belum ketahui, namun secara sporadis untuk diantisipasi," ujarnya. 

Terkait dengan hama ulat ini, kata Sentis, petugas Dinas Pertanian juga sudah turun di beberapa titik serangan hama tersebut untuk membantu melakukan pengendalian seperti di Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese dan di sejumlah titik lainya agar serangan tidak meluas sehingga tidak membawa kerugian yang besar bagi petani.

Baca juga: Kisah Mesak, Penjual Es Krim Keliling di Borong Manggarai Timur, Raup Omset Ratusan Ribu per Hari

Meski demikian, Sentis mengaku, sumber daya di dinas pertanian cukup terbatas, sehingga pihaknya juga sudah melaporkan ke tingkat Provinsi NTT dan sudah memberikan petunjuk teknis, dan mudah-mudahan provinsi dapat membantu obat-obatan terkait pengendalian hama ulat tersebut. 

Selain itu, Sentis juga meminta kepada para petani agar bisa membeli obat hama ulat untuk melakukan pengendalian sendiri. Ada banyak merek obat hama ulat yang dijual di toko-toko. 

"Silahkan konsultasi dengan petugas kita di lapangan ada juga petugas penyuluh dari PT SMJ bisa dikonsultasikan terkait cara pengendalian hama ini," pintanya. (rob)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved