Minggu, 3 Mei 2026

Liga 1

Rekor Kemenangan Beruntun Bali United Atas Dewa United Terputus

Laga di Stadion Indomilk Arena Tangerang sempat ditunda karena hujan deras yang mengguyur sehingga  sebagian besar lapangan tergenang air.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dion DB Putra
DOK BALI UNITED
Pemain Bali United, Eber Bessa dalam guyuran hujan di Stadion Indomilk Arena saat laga melawan Dewa United, Jumat 8 Desember 2023. Kedua tim bermain imbang 1-1. 

POS-KUPANG.COM, TANGERANG - Rekor kemenangan beruntun Bali United atas Dewa United terputus sudah.

Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu gagal mempertahankan keunggulan dan hanya meraih satu poin dalam laga away melawan Dewa United, Jumat (8/12/2023) petang. Kedua tim bermain imbang 1-1.

Sebelumnya Bali United mengemas tiga kemenangan atas lawannya itu.

Pada tabel klasemen dengan tambahan 1 poin, sementara Bali United dengan 40 poin menggeser Persib Bandung di posisi kedua yang memiliki 39 poin. Tim tuan rumah Dewa United harus terpaku di posisi ke-11.

Baca juga: Prediksi Skor dan Head to Head Dewa United Vs Bali United: Teco Incar Tiga Poin

Laga di Stadion Indomilk Arena Tangerang sempat ditunda karena hujan deras yang mengguyur sehingga  sebagian besar lapangan tergenang air.

Permainan yang sudah dalam kondisi game on, pada menit ke 21 harus terhenti lebih dari 1 jam karena kondisi cuaca dan lapangan.

Pemain harus kembali memanaskan 'mesin' di dalam tubuhnya setelah pertandingan terhenti lebih dari 1 jam. Wasit Naufal Adya kemudian kembali melanjutkan pertandingan setelah meeting match commisioner dengan wasit dan kedua kesebelasan.

Setelah pertandingan kembali berjalan, Bali United lebih dulu unggul pada menit ke-45 setelah Eber Bessa berdiri bebas dan melakukan tendangan keras on target yang gagal dijangkau Sonny Stevens.

Memasuki pertengahan babak kedua, pada menit ke-72, lini belakang Bali United lengah dalam menjaga pertahanan yang membuat Ahmad Nufiandani berdiri bebas memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas Egy Maulana Vikri yang ditinju Adilson Maringa, namun membentur gawang, dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Skor imbang pun bertahan hingga pertandingan usai. Menanggapi hasil ini, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra tidak menampik bahwa berhentinya pertandingan pasti mempengaruhi konsentrasi dari pemain.

"Pertandingan dari babak pertama wasit punya keputusan buat berhenti pertandingan. Saya pikir keputusan benar. Lapangan sudah benar-benar kurang bagus di sana. Setelah itu kami harus tunggu hampir 1 jam buat main lagi. Pemain kami pasti hilang konsentrasi. Di dalam ruang ganti tidak tahu, bisa main lagi atau ditunda," ujar Teco seusai laga.

Namun Teco tak ingin menganggap itu sebagai alasan kegagalan mencuri poin penuh. Dia mengakui kualitas dari permainan tim tuan rumah Dewa United yang terus mencoba menekan untuk mencuri angka.

"Setelah kami kembali main lagi, kami awal bagus bisa cetak 1-0 lawan mereka. Seharusnya kami pertahankan hasil positif, tapi mereka juga punya kualitas. Mereka bisa cetak satu gol. Kami harus terima hasil dapat satu poin di sini," katanya.

Pemain Bali United, Jajang Mulyana mengatakan, ia dan rekan-rekan harus menerima 1 poin di laga tandang ini dari sedianya menargetkan 3 poin, namun hal ini akan mereka tebus saat pertandingan kandang melawan Persib Bandung di pekan ke-23.

Jajang mengaku terjadi kelengahan di lini belakang saat Bali United kebobolan dan Ahmad NUfiandani berhasil memanfaatkan momentum itu.

"Bali United mendapatkan poin, meskipun tidak 3 poin. Harus bersyukur 1 poin away. Mudah-mudahan langkah baik untuk kedepannya main di home lawan Persib, dipertahankan lebih kompak dan lebih bagus lagi ke depannya," ujarnya. (adrian/tribun bali)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved