Pembalap Tabrak Penonton di Belu

Panitia Stevano Open Road Race Turnamen Siap Tanggung Biaya Korban Kecelakaan

dua di antaranya akan dirujuk ke rumah sakit di kupang, sehingga untuk keseluruhan biayanya akan ditanggung oleh pihak panitia. 

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
KETUA PANITIA - Ketua panitia event Stevano Open road race, Carles Kenen Buddi.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Lima orang yang menjadi korban kecelakaan saat sesi latihan resmi Stefano Open Turnamen siap ditanggung panitia untuk biaya pengobatan. 

Hal ini diungkapkan oleh ketua panitia Stefano Open Turnamen, Charles Kenen Buddi, saat ditemui Pos Kupang di RSUD MGR. Gabriel Manek Atambua. Kamis, 16 November 2023 malam. 

Charles menjelaskan bahwa kejadian pada sore hari tadi merupakan murni kecelakaan, sampai menimbulkan lima orang penonton dan satu pebalap menjadi korban.  

"Kelima orang korban dan satu pebalap sementara ditangani oleh medis di RSUD MGR Gabriel Manek Atambua. Satu korban sudah pulang dari rumah sakit untuk menjalani pengobatan alternatif, dan empat lainnya masih menjalani perawatan," ujarnya. 

Baca juga: Komandan Kodim 1605/Belu Instruksikan Jajaran Koramil, Kerja Bakti Perawatan Sarana Air Bersih

Dari keempat korban, dua di antaranya akan dirujuk ke rumah sakit di kupang, sehingga untuk keseluruhan biayanya akan ditanggung oleh pihak panitia. 

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum membuat event salah satu syarat yang dipenuhi itu ialah membuat asuransi. 

"Tapi pada posisi ini apa pun yang terbaik untuk korban, kami siap dan tidak bergantung pada asuransi, itu kemudian," ungkapnya. 

Lebih lanjut, ketika ditanya mengenai keberlanjutan event ini, ketua panitia masih belum memberikan konfirmasi karena masih mengurus korban yang berada di rumah sakit.  

Sementara itu, pihak rumah sakit MGR. Gabriel Manek Atambua, melalui plt direktur drg. Ansila Eka Muti menjelaskan satu orang pasien telah keluar untuk mengikuti pengobatan alternatif, dan dua lainnya akan dirujuk ke RS Siloam kupang. 

"Untuk kondisi pasien saat ini telah melewati masa kritis. Sementara untuk pasien yang akan dirujuk akan dibawa ke Kupang pada malam ini," ungkapnya. 

Baca juga: Komandan Kodim 1605/Belu Instruksikan Jajaran Koramil, Kerja Bakti Perawatan Sarana Air Bersih

Ia juga menjelaskan bahwa pihak RSUD sudah menangani secara maksimal.

"Pada posisi sekarang dua pasien menggunakan ventilator atau alat bantu napas dan akan dirujuk ke RS Siloam Kupang. Sementara pasien lainnya satu sudah pulang dan tiganya kita tangani dan sementara dirawat," pungkasnya. (cr23) 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved