Berita Kota Kupang
Kota Kupang Terima Pelatihan Antikorupsi Oleh ICW - Bengkel Appek
Pemkot Kupang mau menerima rencana kegiatan mereka ini atau tidak, karena spirit anti korupsi sangat sulit diterapkan
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Direktur Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung (APPEK) NTT Vincensius Bureni menyebut, hanya Kota Kupang yang menerima pelatihan antikorupsi yang digelar ICW dan Bengkel Appek NTT.
Kegiatan yang dimaksud Vinsen Bureni adalah Coaching Akademi Antikorupsi bagi pejabat dan staf Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Kupang, yang diselenggarakan di X2 Family Karaoke and Resto, Kelurahan Pasir Panjang, Selasa 7 November 2023.
Bengkel Appek, kata dia, merupakan mitra ICW di Kota Kupang. Vinsen Bureni memuji antusiasme Pemkot Kupang, lebih khusus Penjabat Wali Kota Kupang Fahrensy P Funay, yang menurutnya punya banyak pengalaman sukses di tempat-tempat tugas sebelumnya dan saat ini mau terlibat langsung dalam kegiatan Akademi Antikorupsi.
Semula pihaknya sempat ragu, Pemkot Kupang mau menerima rencana kegiatan mereka ini atau tidak, karena spirit anti korupsi sangat sulit diterapkan, apalagi di BUMD.
Baca juga: BPBD Kota Kupang Sudah Salurkan Air Bersih ke Warga Imbas Kekeringan
“Hanya Kota Kupang satu-satunya daerah di NTT yang sudah berulang kali terlibat dalam kegiatan kami. Menurut kami ini merupakan bagian dari upaya mengurangi perilaku korup,” katanya.
Dia berharap ke depan kegiatan ini membawa dampak bagi pencegahan korupsi di Kota Kupang.
Penjabat Wali Kota Kupang Fahrensy P Funay menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada ICW yang melalui platform pembelajaran online akademi antikorupsi, membantu pemerintah memberikan langkah-langkah edukatif dan pengembangan strategi preventif, guna mencegah permasalahan korupsi dilingkup Pemkot Kupang.
Menurutnya program ini patut didukung karena upaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam rangka penciptaan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, merupakan salah satu agenda prioritas Pemkot Kupang saat ini, dalam meningkatkan mutu pelayanan publik dan penegakan supremasi hukum.
Kota Kupang yang saat ini sudah berusia 27 tahun sebagai daerah otonom, terus menata dan berinovasi melalui program-program yang berpihak kepada rakyat kecil guna peningkatan kesejahteraan warga.
Ia berharap kiranya kegiatan ini dapat menambah wawasan dan perubahan pola pikir para pejabat dan staf pada BUMD atau Perusahaan Umum Daerah Kota Kupang dalam pelaksanaan setiap kegiatan. Sehingga, menciptakan program-program kerja yang tidak hanya sekedar meningkatkan pendapatan asli daerah tapi juga transparan, akuntable serta bebas dari korupsi.
“Kalau sudah ikut pelatihan ini harus ada rasa malu dan takut untuk bertindak korup. Setelah kegiatan nanti para peserta diharapkan bisa menjadi contoh dan penggerak nilai-nilai anti korupsi bagi rekan-rekan yang lain dan masyarakat sekitar,” ujar dia.
Baca juga: BMKG Catat Suhu Tertinggi di Kota Kupang Hari Ini Tembus 35 Celcius, Waspada Penyakit Serius Ini
Program Manager Akademi Anti Korupsi ICW, Nisa Rizkiah Zonzoa menyebut kegiatan Akademi Antikorupsi ini menurutnya bertujuan untuk menyebarkan nilai dan pemahaman tentang nilai-nilai antikorupsi kepada para pejabat dan staf BUMD di Kota Kupang.
“Kami datang dengan niat baik untuk pembelajaran dan memberikan wawasan yang baru tentang anti korupsi yang belum dimiliki lembaga lain,” jelasnya.
Dia berharap setelah kegiatan ini para peserta bisa mengimplementasikan semangat anti korupsi dalam kerja di BUMD masing-masing. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Penjabat-Wali-Kota-Kupang-Fahrensy-P-Funay-uka-kegiatan-Coaching-Akademi-Antikorupsi.jpg)