Piala Soeratin 2023

Piala Soeratin 2023 : Permintaan Maaf Pemain Muda Persena Nagekeo Menuai Kecaman

Video permintaan maaf pemain Persena Nagekeo yang beredar di media sosial itu banyak mendapat kritikan dari banyak kalangan.

|
Editor: Edi Hayong
TRIBUNFLORES.COM/HO.ISTIMEWA
PERSENA- Pemain Persena Nagekeo yang bertanding di Soeratin Cup Ngada pose bersama. Pada babak 16 besar Persena Nagekeo resmi didiskualifikasi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Video permohonan maaf pemain Persena Nagekeo yang diduga memalsukan identitas hingga menyebabkan Persena Nagekeo harus Diskualifikasi dari gelaran Soeratin Cup U-17 Ngada menuai kecaman.

Video berdurasi 46 detik tersebut ramai beredar di media sosial WhatsApp.

Dalam video itu, pemain Persena Nagekeo itu melakukan permintaan maaf kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo, manajemen dan pelatih Persena Nagekeo atas tindakan yang ia lakukan.

Pemain itu diduga memasukkan identitas atas nama orang lain untuk bisa mengikuti gelaran Soeratin Cup Ngada yang menurut manajemen Persena Nagekeo, pihak manajemen tidak mengetahui hal tersebut.

Atas tindakan itu, Persena Nagekeo yang sudah dinyatakan lolos ke babak 16 besar Soeratin Cup Ngada dengan posisi peringkat terbaik kedua terpaksa di anulir dan Persena Nagekeo akhirnya didiskualifikasi.

Video permintaan maaf pemain Persena Nagekeo yang beredar di media sosial itu banyak mendapat kritikan dari banyak kalangan.

Baca juga: Piala Soeratin 2023 : Tersaji Hasil Babak 16 Besar 6 November 2023 dan Jadwal Laga Berikutnya

Baca juga: Piala Soeratin 2023 : Persena Nagekeo Resmi Didiskualifikasi dari Soeratin Cup Ngada 

Masyarakat pecinta sepak bola NTT menilai pihak manajemen Persena Nagekeo terlalu gegabah dan tidak mempertimbangkan mental sang pemain yang masih berusia sangat muda dan masa depan pemain itu.

Sementara Ketua Askab PSSI Nagekeo terpilih, Claudya Noviaty Wio saat dikonfirmasi, Senin, 6 November 2023 siang menjelaskan, video yang mungkin dibuat oleh teman-teman sang pemain itu bertujuan untuk memberikan ruang kepada sang pemain melakukan permintaan maaf kepada masyarakat Nagekeo.

"Video itu mungkin dibuat teman-temannya, dan tujuannya hanya untuk meminta maaf kepada publik Nagekeo saja," jelas Novi.

Dia juga menjelaskan, karena mempertimbangkan mental sang pemain yang masih berusia muda, maka pihak manajemen Persena Nagekeo tidak melakukan keterangan pers.

Praktisi sepak bola asal NTT yang saat ini berdomisili di Mojokerto yang juga merupakan Sekertaris SSB Klub Sinar Mas Kota Mojokerto John Lobo mengatakan, dirinya masih ragu atas tindakan pemain Persena Nagekeo tersebut.

"Ada tiga hal, yang pertama motivasi, yang kedua cara dan yang ketiga tujuan atau latar depannya itu bagaimana. Jadi mengapa anak itu berani melakukan memalsukan data. Apakah tidak ada pihak lain yang mendorong, yang memberanikan beliau. Karena saya lihat dia ini kan karir sepak bolanya U-17 itu sebenarnya usia remaja yang jenjang karir sepak bolanya masih panjang," jelas John Lobo.

Baca juga: BREAKING NEWS: Persena Didiskualifikasi, Nirwana 04 Nagekeo Masuk Babak 16 Besar Piala Soeratin 2023

John juga mengkuatirkan video itu kemudian di simpan banyak orang dan sekali waktu di upload yang akan sangat mengganggu mental dan moral sang pemain.

Sementara itu, Sekertaris Asprov PSSI NTT, Pieter Fomeni yang dimintai tanggapan terkait beredarnya video pemain muda Persena Nagekeo mengatakan hal itu menjadi urusan rumah tangga Persena Nagekeo.

Namun, Pieter juga berjanji akan melakukan investigasi lebih dalam untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di internal Persena Nagekeo termasuk beredarnya video permintaan maaf pemain muda Persena Nagekeo tersebut.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved