Gempa Kupang
Situasi Sudah Kondusif Pasca Gempa 6,6 SR Guncang Kupang Pagi Tadi
Suasana di Kota Kupang dan sekitarnya kini sudah kondusif setelah Kamis 2 November 2023 sekitar pukul 05.05 Wita dini hari tadi diguncang gempa bumi.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
Pasalnya, akibat gempa berkekuatan 6,6 SR tersebut, salah satu rumah di desa itu mengalami kerusakan parah.
Melalui video singkat yang beredar di WhatsApp, sang kepala desa itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah turun ke lapangan dan melihat langsung kondisi rumah warga yang rusak akibat guncangan gempa tersebut.
Rumah warga yang roboh tersebut ada di wilayah RT 4, RW 02, Dusun I Binafun. Kerusakannya cukup parah, karena salah satu sisi dinding rumah itu roboh.
“Saya sudah turun ke lokasi kejadian dan menyaksikan rumah warga ini dalam keadaan rusak. Salah satu sisi dinding rumah itu ambruk,” ujarnya.
Rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah itu, adalah rumah milik Decky Anis Sarimsus. Kades Binafun melaporkan kondisi ini langsung dari atas reruntuhan dinding rumah yang ambruk tersebut.
Ia sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, juga melalui Dinas Sosial serta anggota DPRD Kabupaten Kupang agar memperhatikan hal tersebut.
Atensi pemerintah itu, lanjut Kades Baitanu, kini sangat dibutuhkan. Karena warga senantiasa membutuhkan uluran tangan terkait bencana tersebut. Apalagi bencana ini sudah terjadi yang kedua kali setelah gempa bumi juga terjadi pada Oktober 2023 lalu.
“Saya sebagai Kepala Desa Binafun sangat berharap adanya bantuan bagi para korban gempa bumi ini. Untuk itu, kami meminta Pemerintah Kabupaten Kupang agar bisa memperhatikan hal ini,” ujar Kades Atmin Paulus Baitanu.
Berdasarkan data yang berkembang, di Desa Binafu, Kecamatan Amfoang Tengah itu, baru satu rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
Pemilik rumah tersebut telah melaporkan masalah tersebut langsung ke kepala desa setempat. Kades Binafu, Atmin Paulus Baitanu juga sudah turun ke lapangan dan melihat langsung kerusakan rumah warga tersebut.
Atas pantauannya langsung itulah, sang kades tak sungkan-sungkan meminta langsung kepada Bupati Kupang melalui kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, juga melalui Dinas Sosiak Kabupaten Kupang untuk merespon permintaannya tersebut.
Sebelumnya juga diberitakan, gempa bumi yang terjadi pada Kamis dini hari, mengakibatkan rumah milik Nikanor Adu juga ambruk. Kerusakan itu terjadi pada salah satu dinding kamar.
Dinding kamar tembok tersebut ambruk karena tak kuat menahan guncangan gempa tektonik yang terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WITA.
Dari video yang beredar di WhatsApp, tampak dinding rumah itu roboh dari atas hingga ke bawah.
Makanya dari luar bangunan, langsung terlihat sisi dalam kamar tidur tersebut. Terlihat ada tempat tidur di ruangan tersebut. Dilaporkan juga bahwa tak ada korban jiwa dalam insiden di rumah Nikanor Adu tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.