Piala Soeratin 2023

Piala Soeratin 2023 : Pelatih Perserond U-17 Etho Nua Andalkan 22 Pemain Lokal

Menghadapi tim lawan nanti, Perserond Rote Ndao U-17 diperkuat 22 pemain yang merupakan pemain lokal tanpa mendatangkan pemain dari daerah lainnya

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-PERSEROND
FOTO BERSAMA - Asisten Pelatih Etho Nua (kanan), Official Andi Goma (kedua dari kanan) bersama skuad Perserond foto bersama di terminal Pelabuhan Ba'a sebelum berangkat ke Kupang. Rabu, 25 Oktober 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Jelang Piala Soeratin 2023, official Perserond Rote Ndao U-17 melakukan seleksi dan latihan dalam tempo waktu 10 hari, untuk dibawa ke Bajawa Ibu kota Kabupaten Ngada untuk bersaing dengan tim kabupaten lainnya.

Menghadapi tim lawan nanti, Perserond Rote Ndao U-17 diperkuat 22 pemain yang merupakan pemain lokal tanpa mendatangkan pemain dari daerah lainnya.

Saat ini para pemain bersama Asisten Pelatih Etho Nua serta Official Andi Goma telah berangkat ke Kupang menggunakan Kapal Cepat Express Bahari 1F pada Rabu, 25 Oktober 2023 siang.

Dan tiba di Kupang nanti, tim Perserond akan melanjutkan perjalanan ke Bajawa, Kabupaten Ngada.

Kepada POS-KUPANG.COM, Asisten Pelatih Perserond Etho Nua mengatakan, untuk tim Perserond, mereka melakukan perekrutan melalui tahapan seleksi dari 19 sekolah SMA/SMK di Rote Ndao.

Daru situ disaring sampai menghasilkan 22 pemain untuk digembleng selama 10 hari dengan latihan persiapan menghadapi ajang perebutan Piala Soeratin 2023 ini.

Baca juga: Piala Soeratin 2023 : Tanpa Pengurus Askab Baru Persap Alor Optimis Raih Hasil Terbaik 

Baca juga: Piala Soeratin 2023 : Pesan Bupati Djafar Buat Tim Perse Bawa Pulang Trofi ke Ende

Diterangkannya lebih lanjut, semua pemain diambil secara merata dari wilayah timur sampai bagian barat di Kabupaten Rote Ndao.

"Jadi semuanya anak asli Rote. Kita sudah melakukan tahapan latihan selama 1 minggu 3 hari dalam persiapan untuk mengikuti pertandingan Soeratin Cup di Ngada," ujar Etho.

Adapun, tambah dia, tahapan latihan dilakukan secara bertahap, baik latihan fisik maupun latihan pola dalam mengolah si kulit bundar. 

"Karena secara garis besar sepakbola itu butuh latihan fisik. Jadi kami benar-benar genjot mereka selama kurang lebih 2 minggu dan mereka dikarantinakan," tandas Etho. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved