Liga Inggris

Prediksi Liga Inggris, Sidang disipliner Everton atas Dugaan Pelanggaran FFP Dimulai 

Liga Inggris kemungkinan akan mengumumkan putusan dan sanksi apa pun yang dijatuhkan oleh pengadilan pada bulan November.

Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
kolase-football today
FARHAD- Penguasa asal Inggris keturunan Iran Farhad Moshiri dilaporkan siap melepas saham mayoritas Everton 

POS-KUPANG.COM- Prediksi Liga Inggris, sidang disipliner Everton atas dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) dilaporkan dimulai secara rahasia minggu ini.

Menurut Daily Mail, komisi independen dimulai pada hari Selasa. Sidang dijadwalkan berakhir minggu depan, dengan The Toffees dan Premier League telah membuat pengajuan pembukaan mereka.

Liga Inggris kemungkinan akan mengumumkan putusan dan sanksi apa pun yang dijatuhkan oleh pengadilan pada bulan November.

Leeds United dan Burnley mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap Everton karena melanggar aturan FFP pada akhir musim 2021-2022.

Namun, semua itu sia-sia setelah pihak Liga Inggris menyatakan telah mematuhi peraturan akibat tunjangan yang diberikan akibat pandemi COVID-19.

Namun tuntutan terhadap The Toffees diajukan lagi pada bulan Maret setelah laporan menunjukkan bahwa mereka mengalami kerugian finansial hampir £372 juta dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Prediksi Liga Inggris, Mohamed Salah Memohon Diakhirinya Konflik Israel-Palestina

Baca juga: Prediksi Liga Inggris, Sir Jim Hengkang INEOS Akan Melanjutkan Kemitraan Dengan Tottenham

Sesuai aturan, klub-klub di Liga Premier bisa kehilangan hingga £105 juta dalam siklus tiga tahun yang bergulir.

Klub Merseyside itu bisa terkena denda, embargo transfer, atau pengurangan poin jika mereka terbukti melanggar aturan belanja.

Namun, mereka dengan tegas membantah melakukan kesalahan apa pun dan yakin bahwa mereka akan dibebaskan.

Everton sudah menghadapi masalah utang serta biaya pembangunan stadion baru mereka di Bramley-Moore Dock.

Perusahaan investasi swasta Amerika 777 Partners telah mencapai kesepakatan dengan Farhad Mohsiri untuk mengambil alih klub sebagai pemilik baru.

Namun kesepakatan tersebut dilaporkan terhenti di tengah pertanyaan tentang keuangan pembeli.(*/football today)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved