Rabu, 29 April 2026

Liga Italia

Hasil Liga Italia, Marotta: Lautaro Martinez Belum Mencapai Puncak Karirnya

Direktur Inter Milan Beppe Marotta berpendapat bahwa Lautaro Martinez masih belum mencapai puncak kariernya dan akan semakin kuat kedepannya

Tayang:
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
dok-sempreinter.com
BEPPE MAROTTA- Direktur Inter Milan Beppe Marotta menilai Lautaro Martinez masih belum mencapai puncak kariernya 

POS-KUPANG.COM- Hasil Liga Italia, Direktur Inter Milan Beppe Marotta berpendapat bahwa Lautaro Martinez masih belum mencapai puncak kariernya dan akan semakin kuat kedepannya.

Pasalnya, tim juga mendapatkan kedewasaan, kepercayaan diri dan tekad untuk meraih kemenangan pada laga menghadapi Benfica di San Siro pukul 20.00 waktu Inggris (19.00 GMT).

Ini bisa menjadi grup yang cukup seimbang, karena Nerazzurri baru saja bermain imbang 1-1 saat bertandang ke Real Sociedad, sementara Benfica yang bermain dengan 10 pemain dikalahkan di kandang oleh RB Salzburg.

Namun, Inter tetap difavoritkan untuk memuncaki klasemen setelah mencapai Final Liga Champions musim lalu melawan Manchester City, meski dengan bujet yang sedikit dari lawannya.

“Kelompok ini dibentuk beberapa waktu lalu, namun kini telah mencapai kedewasaan, kepercayaan diri, keberanian, tekad dan rasa tanggung jawab. Ditemani dengan talenta individu, menurut saya ini menjadikannya tim yang kompetitif,” kata Marotta kepada Sky Sport Italia.

Mengingat performanya yang luar biasa, akankah Inter mencoba mengikat Lautaro Martinez dengan kontrak baru secepatnya?.

Baca juga: Hasil Liga Italia,Imbang Lawan Atalanta Jhon McKennie Minta Pelatih Juventus Tidak Dipecat

Baca juga: Hasil Liga Italia, Noah Okafor Hengkang dari RB Salzburg Bergabung di AC Milan 

“Kontrak bukanlah pertimbangan kami. Lautaro menemukan kedewasaan ini dengan diakui sebagai kapten dan pemimpin dengan tanggung jawab besar, seiring dengan kedewasaan dan mentalitas kemenangan yang ia bangun di dalam dan di luar lapangan," kata Marotta.

Menurutnya, Lautaro masih belum mencapai puncak kariernya. Ia berbicara tentang bakat, karena itulah yang dia alami ketika dia tiba, sekarang dia adalah seorang juara kecil yang masih memiliki banyak tahun ke depan untuk menjadi seorang juara penuh.

Apalagi Lautaro masih sangat muda, terutama untuk seorang striker.

Fabio Capello ada di studio dan menanyakan rahasianya kepada Marotta, terutama mengingat Juventus agak terpecah belah setelah dia pergi, sedangkan Inter semakin kuat di dalam dan di luar lapangan.

“Masing-masing dari kita dalam sebuah klub memiliki peran yang bertanggung jawab untuk menentukan strategi. Kami sangat bersatu di luar lapangan, kami membangun tim yang membantu menempa elemen-elemen yang hilang, misalnya budaya kemenangan," katanya.

Marotta menambahkan, jika timnya memenangkan Scudetto musim ini, itu akan menjadi Bintang Kedua dan sebagian besar dari hal tersebut adalah dengan menciptakan pemain inti Italia yang solid di dalam skuad.

Pelatih Napoli Rudi Garcia mengumumkan bahwa dia telah membentuk 'dewan bijak' dalam skuat untuk berkonsultasi mengenai perubahan tetapi menjadi pertanyaan apakah Inter memiliki struktur yang sama?.

“Tidak, karena tidak perlu. Pelatih adalah pemimpin tim, dia terus berdialog dengan para pemain dan oleh karena itu tidak memerlukan komite," kata Rudi. (*/football-italia.net)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved