KKB Papua
Lagi, Warga Sipil Ditemukan Tewas Terapung di Lokasi Galian, Benarkah Ini Ulah KKB Papua?
Warga Mimika digemparkan oleh penemuan jenazah seorang warga sipil yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek. Benarkah ini ulah oknum KKB Papua?
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Warga Mimika kembali digemparkan oleh penemuan jenazah seorang warga sipil yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek. Penemuan mayat di daerah bergolak Papua itu, kini viral di media sosial.
Penemuan jenazah dalam kondisi yang mengenaskan tersebut, memang bukan hal baru di Papua. Tapi dengan fakta itu, semakin menguatkan dugaan, bahwa oknum pelakunya adalah anggota KKB Papua.
Untuk membuktikan hal tersebut, memang butuh penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian. Tetapi terungkap fakta, bahwa sebelum jenazah ditemukan, polisi telah menerima laporan dari salah satu keluarga tentang orang hilang.
Setelah ciri-ciri orang tersebut dicocokan dengan jenazah yang baru ditemukan, polisi pun menemukan adanya kesesuaian, sehingga pria yang dilaporkan telah hilang dari rumah sejak awal September 2023, adalah jenazah yang baru ditemukan itu.
Hingga saat ini polisi belum membeberkan fakta tentang sebab musebab kejadian itu. Polisi juga belum mengungkapkan apakah jenazah yang ditemukan, merupakan korban dari kebrutalan anggota KKB Papua.
Tapi kuat dugaan, korban dihabisi sebelum akhirnya dilemparkan ke genangan berlumpur di lokasi kejadian yang beralamat di Jalan Poros 5-SP 2 Timika.
Setelah menemukan jenazah yang teridentifikasi bernama Sunar, pada Selasa 5 September 2023, aparat Polres Mimika langsung melakukan olah TKP (Tempak Kejadian Perkara).
Olah TKP dilakukan, pasca jenazah dievakuasi ke RSUD Mimika untuk diotopsi. Otopsi itu dilakukan untuk mengetahui sebab musebab kematian korban.
Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra mengungkapkan, bahwa saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut. Oleh karena itu ia pun meminta waktu untuk penyelidikan kasus tersebut.
Polisi juga masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan paramedis. Jika sudah selesai, maka pihaknya akan mengumumkan apa penyebab kematian tersebut.
“Olah TKP sudah dilakukan. Otopsi juga sama. Jadi kita tunggu seperti apa hasil otopsi. Nanti akan diumumkan,” ujar Kapolres I Gede Putra.
Secara terpisah, Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena pun mengungkapkan hal senada. Ia menyebutkan bahwa pihaknya baru menerima jenazah korban yang dibawa aparat kepolisian.
“Kami baru terima jenazah itu jam 10.00 WIT dan sudah dilakukan visum. Untuk keterangan lebih lanjut itu ranahnya Kepolisian, kami hanya melakukan visum saja,” ujarnya.
Untuk diketahui, kasus penemuan mayat ini bukan yang pertama kali di daerah bergolak, Papua. Kasus seperti ini sudah sering terjadi. Dan oknum pelaku umumnya anggota KKB Papua.
Baca juga: Ganti Gwijangge Tewas Diterjang Peluru, Anggota KKB Papua Ini Orang Kepercayaan Egianus Kogoya
Hingga saat ini belum diketahui, apakah ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Apakah ada luka tembak atau sejenisnya hingga korban ditemukan tewas secara mengenaskan di lokasi galian tersebut. Sampai sekarang belum ada penyampaian resmi dari kepolisian tentang kasus tersebut. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.