Tips Sehat
5 Mitos atau Fakta Tentang Makanan Pedas
Banyak orang yang percaya bahwa makanan pedas, terutama zat capcaisin, dapat memberikan banyak efek kesehatan pada tubuh. Tapi benarkah hal tersebut?
Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM- Salah satu cita rasa makanan yang sering dicari adalah rasa pedas.
Siapa sangka, ternyata makanan pedas bisa memberikan manfaat untuk kesehatan.
Meski begitu, asupan terlalu pedas ternyata bisa menimbulkan masalah kesehatan.
Melansir Longevity Technology, Thrillist, dan Henry Ford Health, inilah fakta dan mitos tentang makanan pedas.
1. Makanan pedas bisa membunuh selera makan
Mitos. Makanan pedas memang membuat lidah terasa mati rasa untuk sejenak. Namun ini bukan berarti selera makanmu hilang begitu saja akibat mati rasa sejenak.
Perasaan “mati rasa sejenak” setelah mengonsumsi makanan pedas merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap zat kimiawi bernama caicaisin yang biasa ada di dalam cabai.
2. Makanan pedas bikin metabolisme tubuh meningkat
Mitos. Makanan pedas tak punya pengaruh apapun pada metabolisme tubuh. Capcaisin pada makanan pedas hanya akan meningkatkan suhu tubuh menjadi panas & tak ada pengaruh apapun selebihnya.
3. Makanan pedas bikin ketagihan
Mitos. Pernahkah Anda merasa tak bisa menghentikan kebiasaan makan makanan pedas? Eits, itu bukan ketagihan. Karena faktanya, tubuh tak bisa ketagihan terhadap capcaisin, loh.
Menurut Science of Society pada publikasi Universitas Northwestern yang dilansir dari Thrillist menyebutkan bahwa kecanduan makanan pedas adalah sesuatu yang tidak nyata.
Satu-satunya yang bikin kita sulit berhenti makan makanan pedas adalah karena makanan pedas mengandung endorfin yang membuat tubuh merasa lebih euforia.
Itulah deretan mitos dan fakta seputar makanan pedas yang wajib diketahui oleh para penggemar makanan pedas.
4. Hanya mamalia yang sensitif terhadap makanan pedas
Fakta. Kandungan capcaisin dapat membakar dan mengiritasi mamalia, termasuk diri kita sendiri sebagai manusia.
Yang mengejutkan, burung termasuk sebagai makhluk hidup yang kebal terhadap efek capcaisin pada makanan pedas.
Tak mengherankan jika salah satu cara alami penyebaran benih paprika dan cabai bisa dilakukan melalui burung yang memakannya.
5. Makanan pedas bantu menurunkan berat badan
Fakta. Makanan pedas memang bisa membakar kalori, namun jumlahnya sedikit.
“Capcaisin dalam makanan pedas dapat merangsang lemak untuk mengeluarkan energi pembakaran. Jadi saat makan makanan pedas, kalori akan terbakar namun dalam jumlah yang kecil,” ucap Radhika Anggarwal, M.D., seorang ahli gastoenterologi di Henry Ford Health.
BACA BERITA TERKINI POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-Makanan-Pedas.jpg)