Viral Guru Siksa Siswa di Flores Timur
Oknum Guru yang Siksa Murid Pakai Air Panas di Flores Timur akan Diperiksa Polisi
Menurut Iptu Lasarus, pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap pelaku N dan saksi lainnya lantaran kasus ini baru dilaporkan.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Oknum guru bernisial N di salah satu sekolah dalam wilayah Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur akan diperiksa, Senin 7 Agustus 2023.
Hal ini diungkap Kasat Reskrim Polres Flores Timur, Iptu Lasarus M.A Laa ketika dihubungi POS-KUPANG.COM melalui sambungan telepon, Jumat 4 Agustus 2023.
Menurut Iptu Lasarus M.A Laa, pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap pelaku N dan saksi lainnya lantaran kasus ini baru dilaporkan.
Baca juga: Viral Guru di Flores Timur Siksa Siswa Celup Tangan ke Air Mendidih, Ramai-ramai Hujat Pelaku
"Laporannya sudah masuk tapi belum ada disposisi. Besok dan lusa juga belum bisa (pemeriksaan, red) jadi kemungkinan hari Senin," jelas Iptu Lasarus.
Iptu Lasarus memastikan pelaku akan tetap diproses sesuai aturan hukum. Korban diketahui telah menjalani visum dan saat ini dirawat orang tuanya.
"Laporan sudah diterima. Kita tetap proses," pungkasnya.
Oknum guru N dilaporkan pihak keluarga korban YAP usai menyiksa anak muridnya sendiri dengan cara mencelupkan tangan korban ke dalam air mendidih.
Baca juga: Oknum Guru Tega Celup Tangan Siswa ke Air Mendidih, Orang Tua Lapor Polisi
Oknum guru N menduga YAP telah mencuri kopi di dalam lemari teman asramanya.
Berdasarkan pengakuan korban kepada salah satu keluarga, Emanuel, N malah bersaksi tangan Fendi aman jika tidak pernah mencuri barang di asrama.
"Gurunya paksa kan, kebetulan korban yang paling pertama. Tangan sudah luka, jadi teman-teman yang lain tidak mau ikut," tuturnya.
Nahasnya, tangan siswa yang duduk di bangku kelas XI itu malah melepu dan bengkak.
"Dia tidak tahan, malamnya kasih tahu orang tua, besoknya langsung lapor polisi," ceritanya. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.