Pilpres 2024

Surya Paloh Izinkan Anies Baswedan Bertemu Presiden Jokowi: Kemungkinan Seperti Itu Bisa Saja

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan izin seluas-luasnya kepada Anies Baswedan untuk menemui Presiden Jokowi pada hari-hari yang akn datang

|
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
IZINKAN ANIES – Ketua Umum Partai NasDem memberikan kesempatan kepada Anies Baswedan untuk menemui Presiden Jokowi. Namun hal itu tergantung probabilitas yang terjadi pada hari-hari yang akan datang. 

POS-KUPANG.COM – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh memberikan izin seluas-luasnya kepada Anies Baswedan untuk menemui Presiden Jokowi pada hari-hari yang akan datang.

Surya Paloh mengatakan tersebut kepada awak media, seusai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin 17 Juli 2023.

Surya Paloh datang ke Istana Negara atas undangan Presiden Jokowi. Orang nomor satu mengundang Surya Paloh setelah Presiden Jokowi melantik Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo ( Menteri Komunikasi dan Informatika ) menggantikan Johnny G Plate yang kini sedang diproseshukumkan.

Jhonny G Plate yang juga Sekjen Partai NasDem itu diproseshukumkan dalam kasus dugaan penyelewenangan uang negara senilai Rp 8,3 triliun dalam proyek pembangunan BTS di Tahan Air.

Dalam proyek pembangunan BTS di seluruh tanah air, terutama di daerah-daerah yang masuk kategori  terluar, tertinggal dan terbelakang itu, pemerintah menggelontorkan dana senilai Rp 10 triliun.

Sayangnya, dari dana APBN sebesar itu, sebanyak Rp 8,3 triliun diantaranya diduga disalahgunakan oleh oknum-oknum terkait, termasuk Menkominfo nonaktif Johnny G Plate.

Sementara untuk mengisi jabatan yang fakum gegara Johnny G Plate dijebloskan ke balik jeruji besi, Presiden Jokowi pun menunjuk Menko Polhukam, Mahfud MD sebagai pelaksana tugas.

Dan, pada Senin 17 Juli 2023, Presiden Jokowi mengangkat dan melantik Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo. Budi Arie Setiadi merupakan Ketua Umum Projo (Pro Jokowi) untuk memenangkan Jokowi pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 lalu

Kepada awak media, Surya Paloh tak membeberkan agenda yang dibicarakan antara dirinya dengan Presiden Jokowi.

Namun dia mengatakan, bahwa pertemuan itu terjadi setelah ia dirinya dan Presiden Jokowi tak bertemu. “Pertemuan ini sebagai dua sahabat yang sudah lama tidak bertemu,” ujarnya.

Surya Paloh juga menyebutkan bahwa dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi sempat menanyakan kepada dirinya nama calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies Baswedan.

“Pak Presiden sempat menanyakan kepada saya siapa calon wakil presiden Mas Anies Baswedan,” ujar Surya Paloh sambil tertawa.

Atas pertanyaan tersebut, lanjut Surya Paloh, dirinya pun memberikan jawaban sesuai fakta yang ada saat ini. Bahwa untuk utusan itu ia tidak tahu. Sebab yang tahu hanya Anies Baswedan.

“Saya jawab bahwa untuk urusan itu saya tidak tahu. Karena yang tahu Anies Baswedan,’ ujar Surya Paloh.

Untuk diketahui, Surya Paloh telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden untuk menggantikan Presiden Jokowi pada Pilpres 2024 mendatang.

Bersama Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan atau KPP. Koalisi ini merupakan sinergi tiga partai dalam menghadapi Pilpres 2024 mendatang.

Untuk kepentingan itulah, Koalisi Perubahan untuk Persatuan telah memberikan mandate penuh kepada Anies Baswedan untuk memilih, menentukan dan mengumumkan nama calon wakil presiden.

Terbetik kabar, bahwa Anies Baswedan telah memilih satu dari sejumlah nama yang dinilainya potensial untuk mendampinginya sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 nanti.

Baca juga: AHY Makin Rajin Serang Jokowi, Ari Junaedi: Kebelet Jadi Cawapres Dampingi Anies Baswedan

Akan tetapi, sampai saat ini nama cawapres itu belum juga diumumkan. Sementara di saat yang sama, Partai Demokrat terus mendesak agar pengumuman nama cawapres dipercepat mengingat momen Pilpres 2024 sudah semakin dekat.

Merespon hal itu, Anies menyebutkan bahwa pengumuman nama cawapres tinggal menunggu momen yang tepat. Hanya saja tidak disebutkan kapan hal itu dilakukan. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved