Senin, 13 April 2026

Berita Sabu Raijua

Perpustakaan Digital Bagi Pengembangan Literasi Sabu Raijua

Ramli menyampaikan bahwa aplikasi tersebut akan terus dikembangkan untuk peningkatan literasi.

Penulis: Jevon Agripa Dupe | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/JEVON AGRIPA DUPE
RAMLI- Ramli Ika,S.H, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sabu Raijua 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Jevon Agripa Dupe 

POS-KUPANG.COM,SEBA- Dalam upaya peningkatan literasi di Kabupaten Sabu Raijua, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sabu Raijua, memanfaatkan layanan perpustakaan digital.

Hal tersebut disampaikan Ramli Ika,S.H, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kabupaten Sabu Raijua,Rabu 14 Juni 2023.

”Selain kita membangun perpustakaan, kita juga memanfaatkan Perpustakaan Digital, berupa aplikasi yang dapat di download di Play Store nama Aplikasinya ISarai,” ucap Ramli.

Baca juga: Pembangunan Pasca Bencana: GMIT, UNWIRA, dan IAI NTT Resmikan Pastori Contoh di Sabu Raijua

Ramli menyampaikan bahwa Aplikasi ISarai tersebut selain menjadi wadah pengembangan literasi juga sebagai wujud trasformasi digital khususnya dalam pengembangan literasi.

Ramli menyampaikan bahwa aplikasi tersebut akan terus dikembangkan untuk peningkatan literasi.

”Aplikasi ISarai sendiri kita launching sejak 29 Oktober 2022, dan untuk saat ini terdapat 500 buku elektronik yang dapat diakses secara gratis seluruh masyarakat, dan akan kita kembangkan terus. Kami wacanakan di tahun ini akan menambah buku elektronik hingga 5000 buku,” katanya.

Sementara Wakil Ketua I DPRD Sabu Raijua, Simon Dira Tome  merespon baik pengembangan aplikasi tersebut tetapi menurutnya akan lebih efektif jika Pemerintah Sabu Raijua dapat mengupayakan mendekatkan sumber dan juga meningkatkan minat baca masyarakat menjadi yang lebih penting.

Baca juga: Pemkab Sabu Raijua Tiga Tahun Berturut-turut Raih Opini WTP BPK

“Tentunya pengembangan tersebut sangat baik, tetapi menurut Saya lebih baik pemerintah upayakan mendekatkan sumber bacaan dan meningkatkan minat baca masyarakat, minimal untuk anak-anak tingkat SD dan SMP,” ungkap Simon.

Simon juga berharap pengembangan tersebut dapat terus dioptimalkan bagi pengembangan masyarakat yang lebih baik.”Tentunya kita berharap hal seperti perpustakaan Elektronik ini terus berkembang untuk pengembangan literasi masyarakat,” ucap Simon.

Aplikasi perpustakaan Elektronik tersebut berwarna orange, dengan tulisan berwarna putih ISarai, mengakses perpustakaan Elektronik tersebut begitu mudah karena hanya perlu menggunakan Google mail, dan setelah ini mengisi biodata pengguna.

Terdapat berbagai macam jenis buku elektronik untuk beberapa kalangan, meski dimayoritasi oleh buku -buku bagi pengenyam pendidikan formal, terapi juga memiliki Novel, serta bahan cabaan umum lainnya. (cr22)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved