KTT ASEAN Summit 2023
Jokowi Buka KTT ASEAN, PM Taur Matan Ruak dari Timor Leste Kesempatan Pertama Sampaikan Pandangan
Jokowi menyampaikan selamat datang dan memberikan kesempatan pertama kepada Perdana Menteri Timor Leste Taur Matan Ruak, untuk menyampaikan pandangan
Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo secara resmi telah membuka Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara ( KTT ASEAN atau ASEAN Summit) ke-42, yang berlangsung di Hotel Meruorah Labuan Bajo Manggarai Barat NTT, Rabu 10 Mei 2023.
KTT yang diikuti para pemimpin negara-negara ASEAN, kecuali Myanmar, akan berlangsung hingga Kamis 11 Mei 2023 dengan tema, "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth".
Usai membuka KTT ke-42 ASEAN, Jokowi menyampaikan selamat datang dan memberikan kesempatan pertama kepada Perdana Menteri Timor Leste Taur Matan Ruak, untuk menyampaikan pandangannya.
PM Taur Matan Ruak yang telah hadir di acara tersebut ditemani Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Timor Leste, Adaljiza Albertina Xavier Reis Magno atau Adaljiza Magno, langsung membacakan pandangannya dalam bahasa Portugis.
Dia menyampaikan terima kasih banyak kepada Presiden RI Joko Widodo selaku Ketua ASEAN 2023 atas undangannya terhadap dirinya untuk mengikuti KTT tersebut.
Taur Matan Ruak juga menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin negara-negara ASEAN atas dukungan dan kerjasamanya selama ini.
Secara khusus dia menyampaikan terima kasih kepada pemimpin Kamboja yang menjadi ketua ASEAN ke-41 atas berbagai dukungan yang menentukan hingga dirinya bisa hadir di KTT ASEAN ini.

Untuk diketahui pada KTT ke-41 2022 yang diketuai Kamboja, para pemimpin negara-negara ASEAN secara prinsip telah menyetujui Timor Leste bergabung menjadi Anggota ASEAN yang ke-11.
Meski demikian, kehadiran Timor Leste di KTT ke-42 ASEAN masih sebagai pengamat karena masih harus membenah sejumlah hal dalam negeri, terutama pembangunan berbagai infrastruktur, sesuai peta jalan yang ditetapkan ASEAN.
Taur Matan Ruak mengatakan Pemerintah Timor Leste sedang giat-giatnya melakukan pembenahan berbagai infrastruktur dalam negeri, antara lain perluasan bandara Nicolau Lobato Dili, pembangunan jalan dan rumah sakit untuk memenuhi standar pelayanan bagi para tamu asing.
Timor Leste, kata Matan Ruak, mendukung berbagai upaya menjaga perdamaian di kawasan ASEAN.
Baca juga: KTT ASEAN 2023 - PM Timor Leste Mendarat di Labuan Bajo Disambut Menkominfo Johnny Plate
Sebelumnya, Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta menyatakan keyakinannya bahwa Timor Leste akan resmi menjadi anggota ASEAN pada bulan September 2023.
Indonesia selaku ketua ASEAN 2023 juga terus mendukung negara eks provinsi ke-27 RI itu agar bisa bergabung dengan ASEAN. Karena momen KTT ke-42 di Labuan Bajo ini sangat menentukan.
PM Taur Matan Ruak tiba di Labuan Bajo pada Selasa 9 Mei 2023 sore, disambut Menkominfo Johnny G. Plate di Bandara Komodo.

Selanjutnya, Taur Matan Ruak mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden Joko Widodo.
Untuk diketahui, tahun ini merupakan tahun pertama Timor Leste mengikuti KTT ASEAN usai diterima secara prinsip masuk menjadi anggota ASEAN ke-11 dalam KTT di Phnom Penh sekitar bulan November 2022.
Namun, negara tersebut belum menjadi anggota penuh ASEAN. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh Timor Leste sebelum resmi menjadi anggota penuh.
"Dengan Perdana Menteri Timor Leste, Bapak Presiden menyampaikan tentunya ucapan selamat datang karena untuk pertama kalinya Timor Leste berpartisipasi dalam KTT ASEAN," kata Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi dalam Konferensi pers usai FMM di Labuan Bajo, Selasa 9 Mei 2023.
Saat melakukan pertemuan, Jokowi pun menekankan pentingnya kerja sama ekonomi dengan Indonesia, termasuk di antaranya di wilayah perbatasan kedua negara.
Baca juga: Jokowi Sambut Kepala Negara Awali KTT ASEAN di Hotel Meruorah Labuan Bajo
Retno menyampaikan, pembahasan ini melanjutkan pembahasan dalam pertemuan sebelumnya saat PM Timor Leste berkunjung ke Jakarta.
Lewat pertemuan bilateral itu, kedua pemimpin negara sepakat untuk membentuk Joint Working Group yang akan mempersiapkan pengembangan kawasan ekonomi di perbatasan kedua negara.
"Seperti dengan Vietnam, kita melihat banyaknya investasi kedua negara. Oleh karena itu, Indonesia mengusulkan agar BIT (Bilateral Investment Treaty) dapat segera dibentuk atau mulai dibahas," ucapnya.
Lebih lanjut, Jokowi mengingatkan pentingnya upaya menyelesaikan perundingan batas darat.
Sementara itu terkait keanggotaan Timor Leste di ASEAN, Jokowi menyampaikan peta jalan agar Timor Leste menjadi anggota penuh, akan disepakati selama keketuaan Indonesia di ASEAN.
"Diharapkan agar Timor Leste segera memenuhi kriteria-kriteria yang ada di roadmap yang besok akan diadopsi, sehingga akan menjadi anggota penuh ASEAN," harap Retno.
Jokowi minta ASEAN berperan dalam menjaga perdamaian kawasan

Presiden Indonesia Joko Widodo pada hari Rabu meminta Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk berperan dalam menjaga perdamaian di kawasan, dalam pidato pembukaannya di KTT ASEAN ke-42.
Acara dua hari yang menghadirkan para pemimpin dari seluruh kawasan itu dibayangi oleh eskalasi krisis politik di Myanmar.
KTT itu terjadi hanya beberapa hari setelah penyerang tak dikenal menembak konvoi yang membawa diplomat Asean dan pekerja bantuan yang mengirimkan pasokan di Myanmar barat.
Insiden itu menimbulkan frustrasi atas kegagalan junta untuk mengakhiri kekerasan dan memastikan akses kemanusiaan yang aman.
Situasi keamanan Myanmar memburuk sejak militernya merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2021 dan memulai kampanye untuk menghancurkan lawan-lawannya.
Asean telah mendesak junta untuk menerapkan "konsensus perdamaian lima poin" yang disepakati pada akhir 2021 yang mencakup mengakhiri semua permusuhan dan melibatkan semua pemangku kepentingan.
Itu melarang para jenderal menghadiri pertemuan tingkat tinggi sampai ada kemajuan.
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan pada hari Selasa implementasi dari rencana lima poin tersebut telah dibahas minggu ini dan bahwa ASEAN memiliki peran “penting” untuk perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di kawasan.
Sebagai ketua ASEAN tahun ini, Indonesia juga secara diam-diam melibatkan militer Myanmar, pemerintah bayangan, dan kelompok etnis bersenjata untuk memulai pembicaraan damai.
“ASEAN melakukan sebanyak mungkin karena ketika Anda berada di sana, itu tidak mudah,” kata Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo.
Tetapi beberapa telah meminta ASEAN, yang menganut kebijakan non-intervensi dalam urusan kedaulatan anggota, untuk mengambil sikap lebih keras terhadap Myanmar.
“Membiarkan kursi kosong di KTT Asean sebenarnya adalah zona nyaman mereka, mereka tidak perlu dimintai pertanggungjawaban,” kata mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa merujuk pada kepemimpinan militer Myanmar. “Mengecualikan junta hanyalah bagian dari serangkaian langkah yang harus diambil.”
Dia mengatakan perpecahan atas Myanmar menghadirkan “tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya” untuk persatuan blok tersebut.
“Ini adalah pertama kalinya... di mana Asean pada dasarnya mengalami hubungan pendek karena kita sekarang memiliki sembilan negara anggota dan Myanmar yang tidak berpartisipasi,” katanya.
Pertemuan para pemimpin di kota pantai Labuan Bajo di Indonesia timur juga diharapkan untuk membahas kode etik yang sedang dinegosiasikan dengan China atas Laut China Selatan yang disengketakan. Isu-isu lain yang akan dibahas termasuk peta jalan untuk rencana keanggotaan Timor-Leste di blok tersebut. REUTERS
Jokowi Akan Pimpin Seluruh Pertemuan KTT ASEAN

Presiden Joko Widodo akan memimpin seluruh pertemuan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN yang digelar di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu 10 Mei 2023 hari ini.
Pertemuan tersebut terdiri dari pleno dan pertemuan secara interface.
“Akan ada lima pertemuan yang semuanya akan dipimpin oleh Bapak Presiden yaitu pertemuan KTT dalam format pleno dan kemudian ada empat pertemuan interface," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno dilansir siaran pers Sekretariat Presiden, Selasa 9 Mei 2023.
"Masing-masing dengan parlemen, dengan youth, dengan ABAC (ASEAN Business Advisory Council) yaitu dengan bisnis, juga dengan high level task force,” lanjutnya.
Sementara pada Kamis 11 Mei 202) besok akan ada tiga pertemuan dalam bentuk retreat dan pertemuan sub regional.
Menurut Retno, dua dari tiga pertemuan tersebut akan dipimpin oleh Presiden Jokowi. Yakni Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) dan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).
Lebih lanjut, Retno menjelaskan bahwa para Menlu negara ASEAN telah melakukan pertemuan untuk merampungkan sejumlah dokumen yang akan dibahas pada Rabu.
Selain itu, sejumlah isu yang sedang terjadi di kawasan ASEAN turut menjadi pembahasan para Menlu.
“Para Menteri Luar Negeri banyak sekali membahas mengenai upaya untuk memerangi trafficking in persons terutama kejahatan di bidang online scamming," ungkap Retno.
"Para Menlu juga banyak sekali membahas isu mengenai masalah Myanmar, termasuk isu serangan yang baru-baru ini terjadi pada saat AHA Centre dan tim monitoring ASEAN hendak menyampaikan bantuan kemanusiaan,” lanjutnya.
Baca juga: KTT ASEAN Summit 2023, TNI AL Siapkan Kapal Rumah Sakit KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991 Tipe B
Sebelumnya, pada Selasa sejumlah pemimpin negara-negara anggota ASEAN tiba di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Para pemimpin ASEAN yang sudah hadir yakni Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen, PM Timor-Leste Taur Matan Ruak, PM Vietnam Pham Minh Chinh, PM Malaysia Anwar Ibrahim, PM Laos Sonexay Siphandone.
Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr dan PM Singapura Lee Hsien Loong. Dalam keterangan sebelumnya, Menlu Retno Marsudi menjelaskan bahwa KTT ke-42 ASEAN akan dihadiri oleh delapan pemimpin negara ASEAN, Sekretaris Jenderal ASEAN, dan Perdana Menteri Timor-Leste.
"Thailand menyatakan tidak dapat hadir karena Thailand akan pemilu, tanggal 14 Mei Thailand akan melakukan pemilihan umum oleh karena itu yang hadir bukan perdana menterinya tetapi deputi perdana menteri," ujar Retno.
"Sementara dari Myanmar, sesuai dengan keputusan leaders ASEAN sebelumnya maka Myanmar yang diundang adalah dari non-political level bukan dari leader mereka," jelasnya.
(pos-kupang.com/kompas.com/straitstimes.com)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.