Puisi
Puisi - Jalan Lurus
Puisi Jalan Lurus adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Puisi: Aster Bili Bora
Jalan via Dolorosa minta ampun…
Berliku-liku, mendaki, dan menurun
Sudah tidak dihitung berapa yang korban
Heran, tidak ada yang memilih jalan lain
Berpikir ikut jalan lurus kapan tiba tujuan
Sudahlah, hidup ini singkat dan sementara
Percuma, percuma kalau selalu pikir dosa
Surga atau neraka bukanlah urusan
Selama nyawa masih ada makanlah dulu
Setelah mati apa yang terjadi terjadilah.
Mungkin belum terasa betapa sakitnya
Digilas roda kecewa, kesal, curiga, dan takut
Mungkin belum menyadari betapa halusnya
Dinina-bobo iri hati, dengki, dan sombong
Namun cobalah sesekali engkau bayangkan
Sebuah kenyataan dunia sudah kiamat total
Segalanya musnah, tinggal puing-puing semata
Bersyukur engkau seorang diri yang masih ada
Di situlah engkau mengetahui dan menyadari
Hidup tanpa siapa-siapa ternyata amat janggal.
Tambolaka, 12 April 2023
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Jalan-lurus-protokol-di-Tambolaka-kabupaten-Sumba-barat-daya_04.jpg)