Kamis, 23 April 2026

Berita Belu

Pemkab Belu Dorong Pengembangan Tanaman Hortikultura Sebagai Program Prioritas

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Gerardus Mbulu, SE kepada POS-KUPANG.COM

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-ISTIMEWA
Wakil Bupati Belu, Dr. Aloysius Haleserens saat melakukan penanaman simbolis Tanaman Hortikultura di Lahan Kelompok Tani Benoka, Kelurahan Rinbesi, Kecamatan Atambua Selatan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, BELU – Pemerintah Kabupaten Belu terus mendorong pengembangan kawasan hortikultura berorientasi ekspor sebagai program prioritas. 

Peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi daerah semakin penting dan strategis.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Gerardus Mbulu, SE kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 16 Maret 2023.

Di katakannya bahwa pada Selasa, 14 Maret 2023 lalu Wakil Bupati Belu, Dr. Aloysius Haleserens sudah melakukan penanaman simbolis Tanaman Hortikultura di Lahan Kelompok Tani Benoka, Kelurahan Rinbesi, Kecamatan Atambua Selatan yang diikuti oleh Sekcam Atambua Selatan, Lurah Rinbesi, Para Penyuluh dan Warga Kelompok Tani Beinoka.

Baca juga: Pemda Belu Resmikan Pos Kesehatan di Perbatasan Sebagai Revitalisasi Posyandu YBM BRILian

Pemerintah Kabupaten Belu dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Belu selalu mendukung dan mendorong masyarakat yang ingin mengembangkan komoditi pertanian.

“Kita sangat mendukung perluasan lahan pertanian untuk pengembangan tanaman hortikultura,” ucapnya. 

Lanjut Kadis, dinas teknis akan selalu memberikan pendampingan dengan menempatkan PPL dan terus berkolaborasi dengan PT. Syngenta untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di daerah ini.

Baca juga: CD Bethesda Yakkum Yogyakarta Wilayah Belu Gelar Pemerintah IVA 

“Kita mempunyai brigade seperti pompa air dan traktor. Kalau ada kelompok yang butuh, kita akan intervensi dengan pengelolaan lahan secara gratis,” tandas Gerard Mbulu.

Sementara pendamping Pertanian Syngenta, Absamson Kase memaparkan bahwa tercatat hasil produksi pertanian komoditi hortikultura mencapai kurang lebih Rp 37 miliar rupiah.

“Rahasianya kenapa sampai dapat hasil seperti itu, tentunya kita sebagai pendamping harus selalu ada dengan petani, mulai dari persiapan lahan, teknis budidaya sampai dengan pemasaran,” tandasnya.

Sambung Absamson, selama ini kita tidak hanya pasarkan di pulau Timor, tetapi kita pasarkan juga ke pulau Alor, Ambon, Papua dan Makasar.

“Untuk kelompok tani sendiri di Kabupaten Belu mencapai 500 kelompok Pertanian Holtikultura yang tersebar di beberapa kecamatan,” tukas Absamson Kase. (Cr.23)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved