Berita Rote Ndao

Banjir Terjang Desa Oebou Rote Ndao, Penampungan Air dan Area Persawahan Rusak

Banjir tersebut terjadi imbas hujan ringan yang mengguyur wilayah Kabupaten Rote Ndao, Rabu 1 Februari 2023 lalu.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM / HO-BPBD ROTE NDAO
BANJIR - Jebolnya penampung air Oeluak akibat banjir di Dusun Oedai, Desa Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao pada Rabu, 01 Februari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Banjir yang menerjang Desa Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao merusak tempat penampungan air Oeluak serta padi yang baru berusia 21 hari.

Banjir tersebut terjadi imbas hujan ringan yang mengguyur wilayah Kabupaten Rote Ndao, Rabu 1 Februari 2023 lalu.

Kalak BPBD Rote Ndao, Diksel Haning mengatakan estimasi kerugian dari rusaknya penampung air dan  persawahan yang diterjang banjir mencapai puluhan juta rupiah.

"Musibah banjir yang menerjang dan merusak tempat penampungan air Oeluak di Dusun Oedai dan area persawahan Mbukdale dan Siokdale di Desa Oebou dengan rata-rata umur padi 21 hari hingga 30 hari, diperkirakan nilai kerugian mencapai Rp. 60.000.000," ungkap Diksel.

Diterangkannya, kejadian berawal dari  berlangsungnya hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu, 01 Februari 2023 dini hari hingga malam hari, merusak 1 unit penampungan air.

Tak hanya itu, banjir juga merusak areal persawahan di wilayah Mbukdale dan Siokdale.

"Akibat terjadinya hujan yang berlangsung hampir satu hari penuh, merusak satu unit penampung air di Dusun Oedai dan dua kompleks persawahan yakni Mbukdale seluas kurang lebih 3 hektar dan Siokdale kurang lebih 7 hektar," sebutnya.

Sementara, tambah Diksel, jumlah petani penggarap sawah yang area persawahannya terkena dampak banjir berjumlah kurang lebih 60 orang.

Baca juga: Cuaca NTT Hari Ini, Pertumbuhan Awan Konvektif Tinggi, Rote Hujan Ringan Disertai Angin Kencang

Ia juga menerangkan, data tersebut diperoleh pihaknya karena sudah terjun langsung ke lokasi banjir dan meninjau lokasi terdampak.

"Butuh pemulihan darurat berupa pembangunan kembali penampung air Oeluak yang merupakan sumber irigasi ke area persawahan," ujar dia.

Diksel megimbau agar masyarakat selalu waspada adanya bencana hidrometeorologi di musim penghujan. 

Untuk diketahui, tim yang bertugas di lokasi kejadian musibah banjir yakni Tim Respon Cepat (TRC) BPBD Rote Ndao dan aparat Desa Oebou serta masyarakat sekitar. (Rio)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved