Video Viral

Viral Seekor Buaya dengan Hati-hati Mengantar Tubuh Bocah yang Tenggelam Kembali ke Keluarganya 

Dalam video viral buaya itu terlihat dengan lembut menggendong tubuh balita di atas kepalanya saat berenang di sepanjang Sungai Mahakam di Kaltim.

Editor: Agustinus Sape
Twitter/susantananda3
Tangkapan layar buaya besar muncul dengan tubuh anak tenggelam di punggungnya dan menyerahkannya kepada Tim SAR di perahu. Bayi itu bernama Muhammad Ziyad Wijaya yang gagal ditemukan keluarganya setelah hilang dekat sungai Mahakam yang dipenuhi buaya di Kalimantan Timur. 

POS-KUPANG.COM - Seekor buaya raksasa telah menyatukan kembali keluarga Kalimantan Timur  yang berduka dengan putra mereka yang berusia empat tahun dengan mengantar kembali tubuh bocah itu sekitar 1,5 km dari tempat bocah itu diyakini telah tenggelam.

Peristiwa itu juga menjadi bahan berita media-media berbahasa Inggris di luar negeri. Bahkan video seekor buaya yang mengantar jenazah bayi itu termuat di Twitter yang disertai keterangan dalam bahasa Inggris.

Dalam video yang dibagikan di Twitter, yang menjadi viral di media sosial, buaya itu terlihat dengan lembut menggendong tubuh balita di atas kepalanya saat berenang di sepanjang Sungai Mahakam di provinsi Kalimantan Timur.

 

Reptil raksasa itu kemudian menurunkan bocah itu di samping perahu penyelamat, di mana dua pria mengambil balita itu dari punggung buaya.

Setelah melepaskan bocah itu, buaya itu kemudian mundur ke kedalaman air yang keruh.

Buaya itu diyakini membawa tubuh balita itu sejauh kurang lebih 1,5 km dari tempat ia pertama kali tenggelam.

Anak laki-laki hilang dua hari sebelumnya

Menurut Newsweek, bocah laki-laki itu, Muhammad Ziyad Wijaya, telah hilang dua hari sebelumnya di dekat Muara Jawa di sebelah timur Kalimantan di Kalimantan Timur.

Anggota dari Badan Pencarian dan Penyelamatan (SAR) provinsi telah mencari bocah itu tanpa hasil.

Dilapoorkan bahwa tim penyelamat kemudian menerima informasi dari keluarga bocah itu bahwa mereka melihat seekor buaya membawa tubuh manusia pada pagi hari tanggal 20 Januari.

Itu kemudian diidentifikasi sebagai anak laki-laki yang hilang tersebut.

Tidak ada bekas gigitan yang ditemukan pada bocah itu.

“Tidak ada yang hilang, semuanya utuh,” kata Melkanius Kotta, kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Kalimantan Timur kepada kantor berita Indonesia.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved