Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik 26 Januari 2023, Peringatan St. Timotius dan Titus, Mewartakan Kabar Gembira

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RD. Eman Kiik Mau dengan judul Mewartakan Kabar Gembira.

Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - RD. Eman Kiik Mau menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Kamis 26 Januari 2023 dengan judul Mewartakan Kabar Gembira. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RD. Eman Kiik Mau dengan judul Mewartakan Kabar Gembira.

RD. Eman Kiik Mau menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk bacaan Injil Lukas 10: 1-9, Peringatan Santo Timotius dan Titus.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Kamis 26 Januari 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

 

Hari ini Gereja memperingati Santo Timotius dan Titus, Uskup.

Timotius dikenal sebagai rekan kerja dan pendamping terpercaya dari Santo Paulus dalam perjalanan misinya. Ia lahir di Listra sebuah kota di Asia Kecil.

Bersama ibunya, Eunike dan neneknya, Lois, Timotius bertobat dan menjadi Kristen pada saat Santo Paulus pertama kali mengunjungi Likaonia, 2 Tim 1:15.

Sejak masa muda, Timotius sudah kenal Kitab Suci agama Yahudi dari ibunya. Bahkan, kitab itu menjadi bacaan utamanya.

Timotius dikenal sebagai orang yang bersama Paulus menulis enam pujuk surat. Ia sangat disayangi dan dicintai oleh Paulus. Hal ini jelas dalam awal setiap surat, "Anakku yang terkasih... " Timotius diangkat sebagai Uskup di Efesus.

Titus, adalah rekan kerja Rasul Paulus. Ia berasal dari Antiokhia di Asia Kecil. Ia lahir dalam sebuah keluarga yang masih kafir. Karena pewartaan Paulus, maka Titus bertobat dan me jadi seorang Kristen dan aktif dalam pewartaan Injil.

Berkat jasa dan semangatnya dalam melayani Injil dan orang Kristen, Paulus mengangkat Titus menjadi Uskup di Kreta.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 26 Januari 2023, Berani Menderita Karena Injil

Yesus mengutus para murid untuk mewartakan kabar gembira. Para murid yang diutus bukanlah orang yang hebat baik dalam pengetahuan maupun jabatan. Mereka adalah orang yang sederhana namun tulus hatinya.

Dalam perutusan itu, Yesus memberikan beberapa syarat supaya para murid fokus pada tugas perutusan. Di tengah tantangan yang akan dihadapi, Yesus menantang mereka untuk tidak membawa pundi-pundi, bekal atau kasut. Para murid harus fokus pada pewartaan tanpa terikat pada materi. "Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah serigala." Luk 10:3.

Pengalaman Santo Timotius dan Titus akan Yesus Kristus menginspirasi kita untuk semakin mencintai dan mengenal Tuhan dalam hidup ini, supaya dengan demikian kita pun mampu dan berani mewartakan sukacita Injil kepada dunia di sekitar kita.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved