Berita Kota Kupang

Pulihkan Mental Siswa, Kepsek SDN Nefosaka Gelar Parenting Bagi Orang Tua

UPTD SDN Nefosaka menggelar parenting bagi orang tua murid di sekolah itu. Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan mental para siswa di sekolah itu. 

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ SITI SOLEHA OANG
PARENTING - Suasana kegiatan parenting bagi orang tua murid yang digelar UPTD SDN Nefosaka, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Rabu 25 Januari 2023. Parenting yang di adakan oleh kepala sekolah SDN Nefosaka, Rabu 25 Januari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Siti Soleha Oang

POS-KUPANG.COM, KUPANG - UPTD SDN Nefosaka menggelar parenting bagi orang tua murid di sekolah itu. Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan mental para siswa di sekolah itu. 

Kegiatan ini berlangsung di SDN Nefosaka, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Rabu 25 Januari 2023.

Dalam kegiatan Parenting ini hadiri oleh Dinas Pendidikan Kota Kupang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Circle Of Imagine Society (CIS) Timor.

Kepala UPTD SDN Nefosaka Magroni M.T Nomleni, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membenah kembali mental dan trauma para siswa dan guru SDN Nefosaka, pasca kejadian kasus penjaga sekolah yang gantung diri.

Baca juga: Sebelum Gantung Diri, Penjaga SDN Nefosaka Tulis Pesan Terakhir

“Semenjak kejadian bunuh diri penjaga sekolah kemarin anak-anak merasa takut, bukan saja mereka guru-guru merasakan hal yang sama. Selama seminggu mereka tidak datang sekolah karena takut,” kata Magroni Kepada POS-KUPANG.COM.

Selain itu, kata dia, beberapa orang tua pun merasakan hal yang sama sehingga melarang anak untuk datang ke sekolah.

Oleh karena itu,lanjutnya, pihaknya bekerja sama dengan CIS Timor, UNICEF Indonesia, Dinas Pendidikan dan DP3A untuk mengadakan kegiatan Parenting kepada orang tua murid.

Desiyanti Karlina Jacob, selaku Spesialis Perlindungan Anak CIS Timor mengaku, kegiatan yang di adakan merupakan salah satu program perlindungan anak yang telah tersebar di 60 sekolah di Kota Kupang.

“Jadi ini adalah salah satu program kami tentang perlindungan anak di mana sasaran sekolah 40 untuk PAUD dan 20 Sekolah Dasar. Sebelumnya untuk seluruh kepala sekolah dan guru sudah diberikan pelatihan namun karena bertepatan dengan tragedi bunuh diri, sehingga kepala sekolah meminta kami untuk terjun langsung,” ujarnya.

Dikatakan, dalam kegiatan parenting orang tua diberikan materi pembekalan dalam mengasuh dan mendidik.

“Jadi disiapkan 2 kelas, 1 untuk orang tua murid dan 1 untuk anak-anak kelas 1-2 untuk bermain. Untuk orang tua murid akan diberikan materi tentang mengasuh anak di rumah dan mendidik, kemudian untuk anak-anak akan di ajak untuk bermain dan mengenal perasaan mereka sekarang,” ujarnya.

Baca juga: Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri Dalam Bangunan Lama SDN Nefosaka

Menurut Milka Batmalo, selaku orang tua murid mengatakan, kegiatan parenting sangat ilmunya bermanfaat dan lebih mudah di terapkan kepada anak-anak.

“Saya kemarin sangat takut, sebelumnya saya pernah dengar orang gantung diri, bunuh diri tapi tidak pernah liat, tapi kemarin saya lihat langsung buat saya trauma dan takut,” ujarnya.

Milka berharap, kegiatan bermanfaat dapat di adakan terus-menerus sehingga dapat memberikan motivasi kepada orang tua dalam mendidik dan mengurus anak.

“Saya harap kegiatan ini terus ada biar kami tahu cara mendidik anak yang baik bagaimana, dan memberikan kekuatan juga kepada anak agar tidak trauma,” ujarnya. (cr18)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved