Berita Manggarai Timur

Sekda Matim Siap Temui THL Pasca Sosialiasi Dokumen Pencairan Bantuan Modal Usaha Dibatalkan

Adapun waktu yang diberikan untuk bertemu pada hari Selasa tanggal 24 Januari 2024 pukul 09.00 Wita baik di ruang kerja Sekda

Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Sekda Manggarai Timur Ir Boni Hasudungan Siregar. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Sekertaris Daerah / Sekda Manggarai Timur, Ir Boni Hasudungan Siregar siap memberikan ruang pada perwakilan Tenaga Harian Lepas ( THL ) yang tidak perpanjang lagi masa kontraknya untuk bertemu, jika masih ada hal yang ingin didiskusikan atau ditanyakan. 

Adapun waktu yang diberikan untuk bertemu pada hari Selasa tanggal 24 Januari 2024 pukul 09.00 Wita baik di ruang kerja Sekda atau di ruang Rapat Kantor Bupati di Lehong. 

"Kalau perwakilan THL yang tidak diperpanjang kontraknya tersebut silahkan sesuai dengan agenda tersebut. Ketika ada persoalan atau sesuatu yang dianggap tidak sesuai, sebaiknya dibicarakan dengan prinsip saling menghormati, karena komunikasi yang baik adalah kunci penyelesaian masalah,"ujar Sekda Boni sesuai rilis yang diberikan Bagian Prokopim Setda Manggarai Timur kepada POS-KUPANG.COM, Minggu 22 Januari 2023.

Adapun sebelumnya Pemkab Manggarai Timur mengundang THL yang tidak diperpanjang masa kontraknya di tahun 2023 untuk menghadiri sosialisasi berkas/dokumen yang harus dilengkapi untuk pencairan bantuan modal usaha dari Pemda. 

Baca juga: Pemilu 2024, Animo Pendaftaran Caleg di PKB Manggarai Timur Hingga Overload

Undangan dengan No: Ekbang.560/52/I/2023 ini dikeluarkan pada tanggal 16 Januari 2023 untuk kegiatan pada Kamis, 19 Januari 2023. Namun kegiatan pada tanggal 19 Januari 2023 tersebut tidak berjalan lancar sesuai rencana karena adanya beberapa tuntutan dari perwakilan THL untuk beberapa hal diantaranya menuntut kehadiran Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur pada saat kegiatan berlangsung guna mereka mendengarkan langsung kejelasan janji Pemda terkait nasib mereka. 

Terkait hal tersebut, Sekda Boni menerangkan, undangan pertemuan pada tersebut tujuan utamanya untuk sosialisasi berkas/dokumen yang harus dilengkapi untuk pencairan bantuan modal usaha dari Pemda untuk THL yang tidak diperpanjang masa kerjanya pada tahun 2023. Acara tersebut tidak diagendakan untuk pertemuan dengan Bapak Bupati, Wakil Bupati atau Sekda. 

Baca juga: Kunjungi SMAN 8 Poco Ranaka Manggarai Timur, Kadis P dan K NTT Janjikan Penuhi Sarpras Hingga PIP

Rencana pertemuannya pada saat pencairan dan penyerahan bantuan modal usaha pada akhir bulan Februari 2023.

Sekda Boni juga mengatakan, disampaikan juga bahwa sejak perwakilan THL yang tidak diperpanjang kontraknya bertemu  pertama kali dengan Sekretaris Daerah pada bulan November tahun 2022 yang lalu, tidak ada lagi permintaan dari koordinatornya atau perwakilan THL untuk bertemu minta penjelasan atau lainnya.

"Sejak pertemuan terakhir di bulan Desember 2022, belum ada lagi permintaan dari koordinator atau perwakilan THL untuk bertemu dan/atau menyampaikan pendapatnya terkait hal-hal yang membutuhkan penjelasan atau klarifikasi. Sehingga kita menganggap tidak ada lagi masalah. Tapi kemudian muncul pernyataan seperti yang disampaikan pada hari kamis kemarin,"terangnya.

Sekda Boni juga menyampaikan, Pemda Manggarai Timur sangat serius mengupayakan agar bantuan kepada THL yang tidak diperpanjang kontraknya dapat segera disalurkan.

"Langkah-langkah konkrit sudah dilakukan oleh Pemda dalam rangka percepatan penyaluran bantuan modal usaha untuk THL. Bahkan saat rapat perdana tahun 2023 yang dipimpin oleh  Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati dan dihadiri oleh Sekda dan seluruh Pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat  pada tanggal 3 Januari 2023, salah satu point yang menjadi penekanan Bapak Bupati adalah percepatan pencairan bantuan kepada THL tersebut. Pada hari yang sama saya sebagai Sekda menindaklanjuti arahan Bapak Bupati tersebut dengan langsung memimpin rapat membahas secara khusus langkah langkah konkrit untuk percepatan pencairan bantuan,"terang Sekda Boni. 

Baca juga: Longsor Tutup Jalan Waerana Pendoa-Nangarawa, BPBD Manggarai Timur Turunkan Alat Berat

3 kali saja teman-teman THL tersebut datang ke Lehong yaitu pertama sosialisasi kelengkapan dokumen, kedua mengikuti pembekalan atau pelatihan sekalian membawa dokumen yang diminta, dan ketiga tanda tangan berita acara dan kuitansi pencairan uang. Supaya teman-teman tersebut tidak terlalu sering bolak balik dari rumahnya ke Lehong yang tentunya menyita biaya dan waktu,"sambungnya.

Sekda Boni juga menyampaikan hal terkait BPJS dan PPPK yang menjadi tuntutan para THL

"Terkait kepesertaan BPJS Tenaga Kerja, nama-nama sudah kita serahkan hari Selasa 17 Januari 2023 lalu di Borong kepada Kepala Perwakilan BPJS Tenaga Kerja. Sedangkan upaya khusus ke Pemerintah Pusat agar THL yang tidak diperpanjang kontraknya tersebut mendapat kesempatan juga untuk mengikuti seleksi Pegawai PPPK, pada Desember 2022 Pemda sudah bersurat ke Menteri PAN RB dan BAKN dan diantar langsung Kepala BKPSDM pada 23 November 2022. Langkah selanjutnya menyusul surat tersebut, rencananya Rabu tanggal 25 Januari 2023 Sekda dan Kepala BKPSDM akan ke Menteri PAN RB dan BAKN untuk mengantar nama-nama THL yang tidak diperpanjang kontraknya tersebut dan untuk mendiskusikannya secara khusus di Kementerian PAN-RB,"terang Sekda Boni. (rob)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved