Berita Sikka
Cuaca Tidak Menentu, Tanaman Padi di Talibura Sikka Rusak
Tanaman padi di Desa Watubaing, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka mulai layu dan mengering akibat cuaca tidak menentu saat ini.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Tanaman padi di Desa Watubaing, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka mulai mulai layu dan mengering.
Akibatnya, para petani terancam gagal panen karena sebagian tanaman padi sudah mulai rusak.
Hal ini disampaikan Verianus Yan, salah satu petani di Desa Watubaing, Kecamatan Talibura, Sabtu 14 Januari 2023.
Menurut Yan, hampir semua tanaman padi di desa tersebut rusak.
Baca juga: Pohon Tumbang, Satu Rumah Warga di Desa Watubaing Sikka Rusak
"Padi rusak ini yang pertama pengaruh hama belalang, kemudian ditambah lagi cuaca panas selama satu bulan ini," kata Yan.
Saat itu Verianus Yan juga memastikan, para petani di desa tersebut terancam gagal panen tahun ini.
Dikatakan, padi yang berumur tiga minggu sampai dua bulan ini kekeringan karena kekurangan air.
Kondisi tersebut sudah terjadi sejak sebulan terakhir setelah hujan tak lagi turun.
"Jika tak mendapat air dalam sepekan ini, padi dipastikan akan mati. Tak banyak yang bisa dilakukan petani selain berharap hujan segera turun," ujarnya.
Baca juga: Cegah Abrasi, BKSDA Gandeng Warga Tanam 500 Pohon Mangrove di Pesisir Talibura Sikka
Sementara itu, Lusia Sinta (53) salah satu petani di Desa Watubaing mengatakan tanaman padi dan jagung miliknya rusak akibat cuaca yang tak menentu yang melanda wilayah Kabupaten Sikka akhir-akhir ini
Dikatakannya, Sebagian luas tanaman padi dilanda kekeringan itu menyebabkan tanaman padi dan jagung miliknya rusak, mati dan terancam gagal panen
Ia berharap, Ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sikka untuk memperhatikan kondisi para petani saat ini. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sawah-kekeringan.jpg)