Berita Kota Kupang

Cuaca Ekstrem, Penjual Ikan di Kota Kupang Cuti Jualan

Kepada POS-KUPANG.COM, Sutiani menyampaikan bahwa cuaca ekstrem juga mempengaruhi harga ikan yang naik drastis.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA 
PENJUAL - Salah satu penjual ikan di pasar Kasih Kota Kupang mengatur ikan jualannya pada Selasa, 22 November 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Elisabeth Eklesia Mei.

POS-KUPANG.COM, KUPANGCuaca Ekstrem, hujan disertai angin kencang  menyebabkan penjual ikan di Namosain cuti jualan.

Hal ini disampaikan Sutiani, salah satu penjual ikan di Namosain, Jalan Pahlawan, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa 3 Desember 2022.

Sutiani mengatakan, ia sudah dua hari tidak menjual ikan karena cuaca yang tidak mendukung.

Baca juga: Masyarakat Manggarai Barat Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

"Saya sudah dua hari tidak jualan ikan, karena cuaca ekstrem hujan dan angin kencang, sehingga tidak ada pemasukan ikan dari nelayan untuk saya jual," kata Sutiani.

Kepada POS-KUPANG.COM, Sutiani menyampaikan bahwa cuaca ekstrem juga mempengaruhi harga ikan yang naik drastis.

"Cuaca saat ini, apalagi hujan dan angin juga ombak yang lumayan deras membuat harga ikan yang kami beli di nelayan naik drastis," ucapnya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, Nelayan Angsa Laut Kupang Tak Melaut Tiga Minggu

Sutiani mengatakan harga satu jenis ikan yang ada saat ini seperti ikan Meluk matagong atau disebut juga ikan kombong meluk, dijual Rp 1,8 juta per ember oker. Sedangkan sebelumnya harganya hanya Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu saja.

"Untuk ikan Meluk matagong yang dijual nelayan kepada penjual ikan per ember oker saat ini harganya Rp 1,8 juta. Itu kalo di jual lagi satu kumpulnya bisa Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu dengan jumlah ikan 7 sampai 10 ekor," jelas Sutiani.

Untuk saat ini, lanjut Sutiani, saya tidak jualan karena persediaan dan harga ikan yang terlalu mahal. Tapi, salah satu penjual ikan, namanya Ardy yang masih jualan jenis ikan Meluk matagong itu.

"Saat ini, saya cuti jualan dulu. Tunggu beberapa hari ke depan jika cuaca sudah mulai membaik dan nelayan bisa melaut untuk menangkap ikan baru saya mulai jualan lagi," ujarnya.

Sutiani berharap agar keadaan cuaca bisa secepatnya membaik, sehingga para nelayan bisa melaut untuk menangkap ikan dan ia bisa mendapatkan stok ikan lagi untuk dijual. (Cr.20)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved