Breaking News
Senin, 4 Mei 2026

Berita Sikka

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanjung Darat Sikka Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Masyarakat bergotong royong mengambil material berupa batu kali, batu kerikil dan pasir guna menutupi beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO.ISTIMEWA
PERBAIKI JALAN - Warga Dusun Napungelang, Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur terpaksa mengerjakan jalan rusak secara swadaya secara manual, Jumat, 30 Desember 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Akibat bosan menunggu janji pemerintah, warga Dusun Napungelang, Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur terpaksa mengerjakan jalan rusak secara swadaya secara manual.

Masyarakat bergotong royong mengambil material berupa batu kali, batu kerikil dan pasir guna menutupi beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan.

Mereka memperbaiki beberapa titik yang mengalami kerusakan tepatnya di wilayah Dusun Napungelang, Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.

Baca juga: Pohon Tumbang, Satu Rumah Warga di Desa Watubaing Sikka Rusak

Ruas jalan itu merupakan ruas jalan yang membentang dari Desa Tanjung Darat menuju Desa Bangkoor di Kecamatan Talibura sepanjang 13 kilometer.

Mereka terpaksa memperbaiki jalan rusak itu secara swadaya demi keamanan dan kenyamanan anak-anak mereka saat pergi ke sekolah.

Terlebih saat musim hujan karena terjadinya banjir dan juga gelombang pasang yang menghantam badan jalan

'Musim hujan begini kita selalu sibuk memperbaiki jalan. Menyelamatkan anak-anak kami biar bisa menempuh pendidikan," ujar Rivaldy, salah satu warga Desa Tanjung Darat, Jumat, 30 Desember 2022.

Rivaldy menyebutkan, pengerjaan jalan yang rusak tepatnya di wilayah Dusun Napungelang, Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka itu merupakan bentuk protes sekaligus bosan menunggu janji pemerintah.

"Ini merupakan bentuk protes sekaligus rasa bosannya masyarakat karena kebanyakan diberi janji," tandas Rivaldy. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved