Cuaca Ekstrem

9 Unit Rumah di Kabupaten Kupang Rusak Berat Akibat Banjir Bandang

Secara total ada 1712 jiwa yang terdampak bencana banjir bandang diantaranya ada 77 balita dan 4 orang penyandang disabilitas.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-ISTIMEWA
Anggota Polsek Takari saat membantu evakuasi warga di Kelurahan Takari yang terkena dampak banjir bandang sungai Bokong. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Kabupaten Kupang melaporkan setidaknya ada 9 rumah yang rusak berat akibat bencana banjir bandang di 7 Kecamatan di Kabupaten Kupang.

Kalak BPBD Kabupaten Kupang Semmy Tinenti, Selasa 27 Desember 2022 menerangkan selain rumah rusak berat ada 375 rumah yang terendam banjir dan membuat 266 KK atau 1113 jiwa harus meninggalkan rumah mereka ke tempat yang lebih aman.

Secara total kata dia ada 1712 jiwa yang terdampak bencana banjir bandang diantaranya ada 77 balita dan 4 orang penyandang disabilitas.

Baca juga: BPBD Kabupaten Kupang Catat 211 KK Terdampak Bencana Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

Beberapa infrastruktur jalan dan jembatan juga mengalami kerusakan seperti jembatan di Desa Manubelon dan di Takari yang bagian Oprit jembatan jebol.

Jembatan Oben-Bone di Kecamatan Nekamese juga mengalami rusak berat dan juga jembatan Siumolo di Kecamatan Fatuleu Barat.

Ada 11 fasilitas umum yang mengalami kerusakan yang berada di 7 Kecamatan di Kabupaten kupang akibat hujan yang turun sejak Sabtu 24 Desember lalu.

Baca juga: 3 Daerah Terdampak Banjir di Kabupaten Kupang, BPBD NTT Minta Pemkab Siaga dan Siap Evakuasi

Rumah-rumah yang terendam dan rusak tersebut dia merincikan 112 KK atau 572 jiwa tedampak di Desa Oebeli Kecamatan Kupang Tengah.

Sementara di Kelurahan Takari Kecamatan Takari ada 52 KK atau 186 jiwa terdampak, demikian juga di desa Benu ada 16 KK dan 71 jiwa terdampak brncana banjir akibat meluapnya sungai bokong.

Di kecamatan Sulamu desa Pariti paling parah dengan warga terdampak 196 KK atau 844 jiwa dan desa Bipolo ada 2 KK dengan 11 Jiwa terdampak.

Di wilayah Amfoang Barat Daya ada Desa Bioba yang terkena banjir bandang dan sekitar 6 KK terdampak atau 37 jiwa harus berjibaku dengan banjir.

Baca juga: Cuaca NTT Hari Ini, BPBD NTT Imbau Waspada Cuaca Ekstrem 

Senin 26 Desember 2022 kemarin, Kastaf Korem 161/Wira Sakti Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi bersama jajaran dan rombongan turun meninjau lokasi banjir di Kecamatan Takari.

Banjir pada Minggu kemarin menyebankan perumahan  warga di Dusun 3 dan 4 Desa Benu Kecamatan Takari telah terjadi banjir akibat luapan kali bokong.

Akibatmya puluhan rumah dan jembatan yang menghubungkan Takari-Lelogama di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur putus total akibat terjangan air banjir.

Peninjauan tersebut untuk memetakan seberapa besar dampak kerusakan serta apa langkah yang harus diambil pasca terjadi bencana banjir bandang.

Wakil  Bupati Kupang, Jerry Manafe dalam kunjungan tersebut mengatakan, pemerintah akan segera melakukan perbaikan.

"Ini harus segera di perbaiki dan di kerjakan langsung dan  di tanggapi dari Balai Sungai, dan saat ini Balai Sungai telah turunkan bahan bahan berupa karung untuk mengisi kerikil agar di susun sebagai penahan dan akan di kerjakan besok," ungkap Wabup Manafe. (ary)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved