Berita Kota Kupang

WKRI Ranting Yesus Maria Yosep Penfui Kota Kupang Gelar Rekoleksi

Melihat dari situasi fenomena yang terjadi saat ini bahwa kehidupan rumah tangga Katholik itu ada tantangan di era milenial

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/FERDINAND EDO PUTRA NAGA
FOTO BERSAMA - Foto bersama peserta WKRI Ranting Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, Kota Kupang, Sabtu, 10 Desember 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ferdinand Edo Putra Naga

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wanita Katolik Republik Indonesia atau WKRI ranting Yesus Maria Yosep atau YMY, Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, Kota Kupang, NTT menggelar rekoleksi.

Kegiatan rekoleksi berlangsung di aula Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, Kota Kupang, NTT Jalan Taebenu, Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT, Sabtu, 10 Desember 2022

Ketua Ranting WKRI Yesus Maria Yosep atau YMY Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui atau YMY, Maria Rosalinda Ndiwa, mengatakan, tujuan rekoleksi  untuk mengembalikan situasi sosial yang terjadi saat ini di keluarga-keluarga Katolik

Baca juga: Angklung SMP Negeri 2 Kota Kupang Tampil Perdana di Acara HUT DWP NTT ke- 23

Menurut Maria Rosalinda Ndiwa, WKRI ranting Yesus Maria Yosep atau YMY Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui mengatakan ini adalah  kegiatan yang merupakan program kerja dari WKRI Ranting stasi YMY.

Kegiatan rekoleksi, menurut Rosalinda, dimotori oleh bidang Kesra. Untuk kali ini untuk panitianya adalah dari  bidang Kesra.

Menurutnya, kegiatan ini adalah rekoleksi diakhir tahun menjelang natal dan tahun baru, maka diadakan pendelaman iman dan kali ini kita angkat tema Rumah Tangga Katholik di Era Milenial.

"Melihat dari situasi fenomena yang terjadi saat ini bahwa kehidupan rumah tangga Katholik itu ada tantangan di era milenial," ujar Rosalinda 

Ia mengatakan tujuan rekoleksi ini semacam kita mengembalikan situasi sosial yang terjadi saat ini  terutama keluarga-keluarga rumah tangga katolik.

Baca juga: Leon Fighting Camp, Camp Pelatihan Beragam Aliran Bela Diri di Kota Kupang

Maria Rosalinda Ndiwa sebagai Ketua WKRI Ranting Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui
Maria Rosalinda Ndiwa sebagai Ketua WKRI Ranting Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui (POS-KUPANG.COM/FERDINAND EDO PUTRA NAGA)

"Karena pengaruh kesibukan, pengaruh zaman era mileneal ini segala sesuatunya menjadi singkat. Sehingga kita merasa bahwa situasi rumah tangga itu sudah tidak seperti yang kita harapkan. Jadi, dengan rekoleksi ini diharapkan ada suasana yang hangat antara ayah, ibu dan anak, " ujar Rosalinda.

Rosalinda juga mengatakan, walaupun  dalam rumah tangga kita masing-masing dengan kominikasi yang kurang diantara sesama anggota keluarga karena kehadiran gadgetnya masing-masing. Saat ini, ada istilahnya yang dekat jadi jauh yang jauh jadi dekat.

" Jadi dilihat dari situasi keseharian ini, kita kembali lagi mendalami kehidupan rumah tangga Katolik dengan menghadirkan Narasumber yang berkompeten yang diundang hari ini", ujar Rosalinda.

 Menurutnya pemateri betul-betul mendalami masalah keseharian kita, bagaimana hubungan antara suami dan istri, orang tua dan anak-anak yang mana kita merasa ada rasa kesepian dan ini bisa berbahaya.

Rosalinda menambahkan, ada fenomena perceraian  yang terjadi.  Banyak  yang sudah melakukan konsultasi kepada para pastor, karena merasa sudah tidak cocok. Diupayakan agar perceraian itu tidak terjadi.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved