Pilpres 2024

Emil Dardak Puji Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah Itu Disebut Bawa Gaya Politik Baru

Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur memuji Ganjar Pranowo, Kader PDIP yang kini disebut-sebut sebagai calon presiden menggantikan Presiden Jokowi.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
PUJI GANJAR PRANOWO - Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur memuji Ganjar Pranowo yang juga Gubernur Jawa Tengah. Ia menyebutkan bahwa Ganjar Pranowo membawa gaya politik baru pada zaman milenial ini. 

POS-KUPANG.COM - Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur memuji Ganjar Pranowo, Kader PDIP ( Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ) yang kini disebut-sebut sebagai calon presiden menggantikan Presiden Jokowi.

Emil Dardak yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim tersebut mengemukakan hal itu saat mengikuti talkshow di Jakarta baru-baru ini.

Ketika didapuk untuk berbicara, Emil Dardak pun memberikan pujian kepada Ganjar Pranowo yang juga Gubenur Jawa Tengah itu.

Saat itu, Emil Dardak yang juga Wagub Jatim tersebut sempat menyebutkan bahwa Gubernur Jateng itu membawa gaya politik baru di era milenial ini.

Baca juga: Zulkifli Hasan: Ganjar Pranowo Pantas Jadi Calon Presiden, PAN akan Pertimbangan dengan Cermat

Pasca melontarkan pernyataan tersebut, Emil Dardak kemudian memberikan klarifikasi terkait maksud dari pujian tersebut.

Dikatakannya, bahwa pujian yang diberikan kepada Ganjar Pranowo, bukan dalam konteks politik Pemilu 2024 mendatang.

"Itu tidak bicara soal Pilpres, itu adalah forum yang membahas tentang kepemimpinan daerah. Saat itu saya juga diundang. Pak Ganjar (Pranowo) juga diundang membicarakan kepemimpinan era millenial ini," ungkap Emil Dardak di Kota Surabaya, Selasa 6 Desember 2022.

Bagi Emil Dardak, era kepemimpinan millenial ini muncul menjelang kontestasi Pemilu 2014 lalu. Saat itu tampil Presiden Jokowi dengan gaya kepemimpinannya dan Ganjar sebagai pemimpin daerah.

Fakta tersebut, lanjut Emil dirunutkannya ketika tampil sebagai salah satu pembicara pada forum di Jakarta tersebut.

"Bagaimana itu mempengaruhi style politik baru. Saya bukan bilang yang dulu-dulu nggak bagus, tapi saya lihat runutan ini ilmiah, bagaimana ada pola komunikasi gaya kepemimpinan era millenial," jelasnya.

Menurut Emil, dirinya bicara semacam itu tidak dalam konteks Pilpres 2024. Sebab, sekalipun berbeda partai jika ada yang patut diapresiasi, Emil menyebut tak peduli warna bendera.

Baca juga: Ganjar Pranowo - Anies Makin Moncer, Faktor Deklarasi NasDem Bikin Prabowo Subianto Kian Melorot

"Saya memang Demokrat, ini justru yang ditekankan Pak SBY dan Mas Ketum AHY, bahwa berpolitik santun dan sejuk itu kalau mau apresiasi orang itu tidak melihat warna (partai)," ujarnya.

Lebih lanjut, Emil memastikan, untuk urusan Pilpres 2024, pihaknya jelas mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju Pilpres dan patuh pada keputusan DPP Partai Demokrat. Sebab, AHY dinilai telah layak.

"Kader Demokrat di Jawa Timur meyakini dan mengunggulkan AHY sebagai calon presiden atau kalau tidak calon wakil presiden," tegasnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved