KKB Papua

TNI Polri Gelar Apel Kekuatan: Seluruh Warga Papua Dilarang Lakukan Kegiatan di Luar Aturan

TNI Polri menggelar apel kekuatan mengantisipasi pelbagai hal yang tak diinginkan terkait situasi keamanan & ketertiban masyarakat di Manokwari-Papua.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
APEL KEKUATAN - Aparat kepolsian bersama TNI dari semua kesatuan menggelar apel kekuatan untuk mengantisipasi pelbagai kemungkinan yang tak diinginkan terkait HUT ke-1 Kemerdekaan Papua hari ini, Kamis 1 Desember 2022. Semua komponen masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan kegiatan yang tidak sesuai aturan. 

POS-KUPANG.COM - Aparat TNI Polri di Papua menggelar apel kekuatan untuk mengantisipasi pelbagai hal yang tak diinginkan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Manokwari.

Apel besar-besaran tersebut dalam rangka merespon pelaksanaan HUT Papua Merdeka pada Kamis 1 Desember 2022.

Perjuangan akan Papua Merdeka itu, selama ini dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau sering disebut KKB Papua. Kelompok separatis ini melakukan pelbagai aksi yang intinya menuntut Papua jadi negara merdeka.

Perihal apel gabungan tersebut disampaikan Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom pada Rabu 30 November 2022.

Baca juga: KKB Papua - Konflik di Papua Jadi Batu Ujian Yudo Margono, Anton Aliabbas Singgung Reorientasi

Dikatakannya, jajaran Polres Manokwari menggelar apel gabungan bersama Polda Papua Barat, Kodam XVIII/Kasuari, Kodim 1801 Manokwari dan Fasharkan TNI AL Manokwari, di Kabupaten Manokwari.

Apel gabungan tersebut, lanjut dia, dalam rangka menyikapi situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)  di Manokwari.

"Apel ini menyikapi perayaan HUT Papua merdeka 1 Desember 2022," ujar Gultom kepada awak media, Rabu 30 November 2022.

Dia mengatakan, pihaknya juga telah menyerukan kepada seluruh masyarakat di Manokwari agar tidak boleh melakukan hal-hal yang tidak sesuai aturan atau melakukan kegiatan di luar aturan.

Untuk mencegah pelbagai kemungkinan itu, lanjut dia, seusai apel akan diikuti dengan patroli gabungan yang melibatkan semua komponen.

Patroli gabungan itu, katanya, melibatkan setiap satuan mulai dari Polres Manokwari, Polda Papua, Brimob dan TNI baik Angkatan Laut (AL) maupun Angkatan Darat (AD).

Gultom juga mengatakan, sampai Rabu 30 November 2022, tak ada satu pun surat yang diterima terkait permintaan izin aksi atau keramaian.

Baca juga: KKB Papua - Brigpol Muhammad Yushdar Ditembak OTK Dekat ATM BRI, Korban Tewas dengan Peluru di Bahu

"Kalau pun ada izin untuk aksi atau keramaian terkait 1 Desember 2022, kami tidak akan melayaninya. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Kapolres Gultom menambahkan, kendati sampai saat ini tak ada surat izin aksi atau keramaian, tapi potensi terkait gangguan keamanan memang ada.

"Soal keamanan dan ketertiban memang tak ada masalah. Tapi kalau potensi terkait gangguan keamanan, memang ada," ujarnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved