Berita Manggarai
Kinerja Baik APBN di Wilayah Manggarai Raya dan Ngada Masih Terjaga
Realisasi Belanja Negara terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) dimana s.d. Oktober 2022 mencapai Rp813,49 miliar
POS.KUPANG.COM,RUTENG- Kinerja baik APBN berlanjut hingga Oktober 2022. Melalui belanja negara APBN hadir di masyarakat. Realisasi Belanja Negara hingga akhir Oktober 2022 mencapai Rp1,98 triliun atau 77,3 persen dibandingkan pagu.
Realisasi Belanja Negara terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) dimana s.d. Oktober 2022 mencapai Rp813,49 miliar (71,9 % Pagu), serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang mencapai Rp1.164,3 miliar (81,6 % Pagu).
Pada pos TKDD, DAK Fisik telah terealisasi Rp447,65 miliar (69,3 % Pagu). Penyaluran terbesar ada di Kab. Manggarai Barat sebesar Rp204,43 miliar. Sementara penggunaan DAK Fisik terbesar ada pada Bidang Kesehatan dan Keluarga Berencana sebesar Rp182,66 miliar (64,4 % dari Pagu Bidang).
Penyaluran Dana BOS dan Dana BOP terealisasi sebesar Rp224,86 miliar (95,1 % Pagu) yang disalurkan kepada 644.354 siswa di 5.331 Sekolah dan Lembaga Pendidikan di wilayah Manggarai Raya dan Ngada.
Baca juga: CPIN Lingkup KPPN Ruteng Dukung Perencanaan Kas Pusat dari Daerah
Realisasi terbesar ada di Kab. Manggarai sebesar Rp79,35 miliar, diikuti oleh Kab. Manggarai Timur sebesar Rp63,43 miliar, Kab. Manggarai Barat sebesar Rp50,44 miliar, serta Kab. Ngada sebesar Rp31,64 miliar.
Realisasi Dana Desa s.d. Oktober 2022 sebesar Rp491,75 miliar (90,4 % Pagu) tumbuh negatif 0,2 % (yoy). Realisasi tersebut terdiri dari penyaluran BLT Desa Rp245,99 miliar yang disalurkan ke 70.583 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Dana Desa Reguler (non-BLT) sebesar Rp240,83 miliar, serta Realokasi Dana Desa sebesar Rp4,93 miliar.
Penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di wilayah Manggarai Raya dan Ngada terealisasi Rp28,7 miliar dengan distribusi penyaluran terbesar ada di Kab. Manggarai. Penyalur UMi terbesar adalah PT. PNM dengan penyaluran Rp27,69 miliar kepada 7.028 debitur, tumbuh dari tahun sebelumnya sebesar Rp12,73 miliar ke 3.725 debitur.
Baiknya kinerja APBN di wilayah Manggarai Raya dan Ngada terbukti dengan telah tercapainya target Pendapatan Negara 2022 pada bulan Oktober. Realisasi Pendapatan dan Hibah telah mencapai 107,6 % dari target atau tumbuh 101,3 % (yoy).
Baca juga: KPPN Ruteng Gelar CPIN di Labuan Bajo
Secara nominal realisasi komponen Pendapatan Negara yang bersumber dari Perpajakan mencapai Rp342,02 miliar, Kepabeanan Rp14,76 juta, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp47,71 miliar.
Penerimaan Perpajakan telah terealisasi sebesar Rp342,02 miliar (100,6 % target) atau tumbuh 97,8 % (yoy). Kinerja penerimaan pajak yang baik ini terutama disumbangkan oleh sektor Administrasi Pemerintahan, Sektor Perdagangan, Konstruksi, Jasa Keuangan, Kegiatan Jasa lainnya dll.
Penerimaan Kepabeanan terealisasi Rp14,76 juta (121,3 % target). Penerimaan ini merupakan penerimaan Bea Masuk yang dipengaruhi karena penunjukan pintu masuk Pelabuhan laut internasional di daerah Labuan Bajo bagi kapal yacht serta kemudahan layanan registrasi IMEI yang diterapkan Bea Cukai Labuan Bajo.
Kinerja PNBP mencapai Rp47,71 miliar (213,3 % target). Tumbuh 130,5 % (yoy) yang didukung oleh PNBP yang berkaitan dengan sektor pariwisata di Labuan Bajo.
Baca juga: KPPN Ruteng Siap Lembur Cairkan THR PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pegawai Non PNS
PNBP tersebut berasal dari Pendapatan Wisata Alam Rp16,17 miliar, Jasa Kebandarudaraan sebesar Rp10,79 miliar, dan Jasa Kepelabuhan Rp2,99 miliar.
Sejalan dengan APBN, kinerja APBD (konsolidasi) di empat Kabupaten mitra kerja KPPN Ruteng (Kab. Manggarai, Kab. Manggarai Barat, Kab. Manggarai Timur, dan Kab. Ngada) juga menunjukkan kinerja yang baik.
Hal ini terlihat dari pertumbuhan positif Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp251,37 miliar tumbuh 76,6 % (yoy) dan juga Belanja Daerah sebesar Rp2.736,69 miliar, atau tumbuh 14,52 % (yoy).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/belanja-apbn-di-wilayah-manggarai-raya-dan-ngada.jpg)