Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 28 Oktober 2022, Aku Akan Datang Menyembuhkannya

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Aku Akan Datang Menyembuhkannya.

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Senin 28 November 2022 dengan judul Aku Akan Datang Menyembuhkannya. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Aku Akan Datang Menyembuhkannya.

Bruder Pio Hayon menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk bacaan pertama dari dari Kitab Yesaya 2:1-5, dan bacaan Injil Matius 8: 5-11.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Senin 28 November 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

Ibu Bapak, saudari/a terkasih dalam Kristus.

Hari ini kita memulai hari pertama Masa Advent, masa penantian kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Bacaan suci yang kita dengarkan pada hari ini masih mengisahkan tentang kebenaran iman kita bahwa
Tuhan menerima semua orang yang datang kepadaNya dengan penuh iman.

Seperti dalam bacaan Yesaya, semua orang yang percaya itu datang ke gunung Tuhan sebagai simbol kebesaran Tuhan yang maha tinggi dan di sanalah tempat kita menimba pengajaranNya tentang jalan-jalan keselataman.

Tuhan itu universal. Dia tidak pernah mengenal diskriminasi. Semua yang datang kepadaNya akan diterimanya dan mengajarkan mereka jalan-jalan keselamatan.

Semua yang mengikuti jalan-jalanNya akan diselamatkan. Namun tak dapat disangkal bahwa zaman kita sekarang, ada banyak jalan-jalan yang ditawarkan kepada kita. Semua terlihat menarik dan terkesan “menyelamatkan”.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 27 November 2022, Adventus: Berjaga-jaga Bersama Tuhan

Lalu kebanyakan dari kita begitu gampang terlena dan mengikuti begitu saja jalan-jalan itu yang pada ujungnya membawa orang pada kesesatan. Karena orang yang mengajarkan itu adalah juga orang-orang yang beriman sama dengan kita.

Namun di balik semua itu hanyalah jebakan untuk kita. Bentuk-bentuknya juga banyak berkeliaran di antara kita. Bahkan ada orang yang demi memapankan posisinya harus menyesatkan begitu banyak orang.

Keadaan seperti ini tetap menjadi cerita kita dan Tuhan tetap menjadi “wasit” bagi banyak suku dan bagi kita semua.

Tuhan tidak pernah menutup mataNya bagi semua orang dan pada waktunya Dia akan menjadi hakim bagi semua orang dari segala bangsa seperti yang tertulis dalam Injil Matius hari ini. “Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat, dan duduk makan bersama Abraham, Isak dan Yakub di dalam Kerajaan Surga."

Kisah tentang iman perwira yang begitu kuat dan tahu menempatkan dirinya membuka jalan keselamatan untuk dia.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved