Berita Nasional

Helikopter Polri Diduga Jatuh di Perairan Belitung Timur, Nasib 4 Penumpang Belum Diketahui

Sebuah helikopter diduga jatuh di perairan Laut Bukulimau, Kabupaten Belitung Timur, Minggu, (27/11/2022).

Editor: Alfons Nedabang
tribunnews.com
Foto ilustrasi, warga mendatangi TKP jatuhnya helikopter di Kendal, Sabtu (6/6/2020). Pada Minggu (27/11/2022), helikopter Polri diduga jatuh di perairan laut Bukulimau Kabupaten Belitung Timur. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Sebuah helikopter diduga jatuh di perairan Laut Bukulimau, Kabupaten Belitung Timur, Minggu, (27/11/2022).

Kepala Desa Bukulimau Belitung Timur, Mukhlisin mengatakah kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. "Yang kelihatan heli pak," ujar Mukhlisin.

Menurut Mukhlisin, info terakhir dari warga, kejadian di utara Bukulimau sebelum cuaca buruk. Posisi terakhir perkiraan sekitar 2 sampai 3 mil di utara Pulau Bukulimau. "Jadi di sini cuaca mendung dan gelap lalu turun hujan," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa membenarkan kabar jatuhnya helikoter tersebut.

Ia mengatakan helikopter yang jatuh tersebut nomor registrasi P1103 tipe NBO 105. "Infonya Kapten AKP Arif dengan operator kepolisian (pilot-Red)," kata Mikron.

Tower radar Tanjungpandan melaporkan belum ada kontak dengan helikopter tersebut. Penerbangan helikopter diduga dalam misi patroli dan tidak terjadwal dalam laporan penerbangan.

Baca juga: Helikopter TNI AU Angkut Bendera Merah Putih 1,3 Ton, Fly Pass Depan Istana Merdeka

Kepala Biro Operasional Polda Bangka Belitung Kombes Pol Pontjo Soediantoko juga telah menerima informasi perihal jatuhnya helikopter Tipe NBO 105 tersebut.

"Sementara masih menunggu info dari ATC dan AP II Tanjung Pandan dan seluruh petugas perangkat pendeteksian radar udara," ujar Pontjo.

Helikopter itu bernomor registrasi P-1103 yang merupakan kendaraan dinas Polri berwarna biru-putih. Di daftar manifes penumpang, helikopter itu dikabarkan berisi empat anggota Polri.

Danpos SAR Belitung Danang Adi Prasetya mengatakan helikopter itu berasal dari Palangkaraya dengan tujuan Tanjungpandan. Dalam perjalanan tersebut, memakai dua helikopter dan satu helikopter sudah mendarat di Tanjungpandan namun satunya belum.

"Kami bersama Polairud sudah mendirikan posko pencarian di Kantor Polairud Manggar," kata Danang.

Saat ini dia mengatakan tengah menunggu hasil koordinasi bersama Kantor SAR di Pangkalpinang untuk mendapatkan langkah selanjutnya.

Dia meminta kepada masyarakat agar memberikan informasi jika ada mengetahui, melihat, atau mendengar suara helikopter di sekitar pagi menjelang sore tadi.

Baca juga: Dua Helikopter Dikerahkan Evakuasi Korban Pembantaian KKB di Nduga Papua

"Diminta kepada masyarakat agar segera melaporkan jika mengetahui ada suara ledakan atau semacamnya supaya bisa ditindaklanjuti," kata Danang.

Diketahui, posisi hilang kontak helikopter tersebut adalah di Perairan Buku Limau, Manggar dengan jarak 30 NM atau 55,56 KM dari ARP Bandara HAS Hanandjoeddin.

Helikopter ini juga biasanya dipakai oleh pejabat Polda Bangka Belitung untuk melakukan kunjungan dinas ke daerah-daerah di Pulau Belitung.

Terpisah, di Jakarta Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan membenarkan informasi terkait sebuah helikopter milik Polri yang jatuh di perairan laut Bukulimau, Belitung Timur.

Ramadhan mengatakan, Korps Kepolisian Perairan dan Udara Polri (Korpolairud) dan Kepolisian Daerah Bangka Belitung bakal melakukan pencarian hari ini.

"Besok (Senin) akan dilakukan upaya pencarian oleh Korpolairud dan Polda Babel, serta instansi terkait," jelas Ramadhan. (tribun network/bim/kps/wly)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved