Video Viral

Video Viral TikTok, Karena Putus Asa Sang Ibu Minta Kepada Tuhan untuk Tidak Ingin Hidup Lagi

Beredar sebuah video viral di Tik Tok memperlihatkan aksi tangisan seorang ibu yang putus asa dan sang ibu meminta kepada Tuhan untuk tidak ingin Hidu

Editor: Ferry Ndoen
Video Viral
HIDUP - Beredar sebuah video viral di Tik Tok memperlihatkan aksi tangisan seorang ibu yang putus asa dan sang ibu meminta kepada Tuhan untuk tidak ingin Hidup lagi seperti video viral tiktok 

POS-KUPANG.COM - Beredar sebuah Video Viral TikTok memperlihatkan aksi tangisan seorang ibu yang putus asa dan sang ibu meminta kepada Tuhan untuk tidak ingin Hidup lagi. I

Di Video Viral TikTok Sang ibu merasa tertindas dengan apa yang telah terjadi, padahal beliau.

mengungkapkan bahwa Tuhan masih mengizinkan mereka untuk hidup.

Dalam cuplikan Video Viral TikTok  terlihat sang ibu yang memakai baju mh dan memakia kain di kaluangannya tampak menangis histeris

Di tangan kanan beliau masih memegang Alkitab, sedangkan di tangan kirinya masih memegang sebuah kertas seperti gambar Video Viral TikTok.

Baca juga: Kuliner Khas NTT, Sayur Asam Kombinasi Buah Pepaya Timor Jagung Manis dan Kacang Panjang

Ia meminta pertolongan kepada Tuhan dan mengungkapkan bahwa dirinya ingin mati karena merasa tertindas dalam tayangan Video Viral TikTok .

Peristiwa tVideo Viral TikTok ersebut di unggah oleh akun @bella_giel, pada Rabu  9 November 202.

Sontak unggahan tersebut menuai banyak komentar dari netizen.

@Kristiana Dahliana Mama saying sabar ya Tuhan akan beri jalan, Karna Tuhanlah yg bisa mengubah segala sesuatu tak mungkin menjadi mungkin

@Cornelia Morin. Mama yang sabar ya pasti Tuhan Yesus buka jln

@Mila. Tuhan pasti tolong mama

@Ami Nebo. Yang sabar ibu

@novi herawati. Yang sabar ya bu,, sy ikut sedih liatnya.Tuhan pasti beri kekuatan untuk ibu..Gbu. (Yosefina Genggeng)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved