Tinju Dunia

Tinju Dunia, Jelang Rematch Bivol vs Canelo, Abel Sanchez, Eks Pelatih Golovkin Beri Peringatan

Tinju dunia, menjelang rematch Dmitry Bivol vs Canelo Alvarez, Abel Sanchez, eks pelatih Gennady Golovkin memberikan peringatan

Editor: Kanis Jehola
sportanews.com
BERI PERINGATAN - Tinju dunia, menjelang rematch Dmitry Bivol vs Canelo Alvarez, Abel Sanchez, eks pelatih Gennady Golovkin memberikan peringatan. 

POS-KUPANG.COM - Tinju dunia, menjelang rematch Dmitry Bivol vs Canelo Alvarez, Abel Sanchez, eks pelatih Gennady Golovkin memberikan peringatan.

Bukannya mau menganggap remeh. Namun menurut Abel Sanchez, Canelo Alvarez terlalu kecil bagi Dmitry Bivol jika mereka bertarung di kelas berat ringan 79,4kg.

Abel Sanchez sendiri pernah melatih Gennady Golovkin selama sembilan tahun.

Pada Mei 2022 lalu, Canelo Alvarez kalah angka dalam duel Tinju dunia dengan Dmitry Bivol.

Walaupun ada yang mengatakan masalah bukan pada postur tubuh yang lebih tinggi atau lebih besar.

Terbukti, bertarung Tinju dunia dengan Gilberto Ramirez yang lebih tinggi dan lebih besar, meski dalam timbang badan bobot Dmitry Bivol sedikit lebih berat, namun Dmitry Bivol terbukti bisa mengalahkan Gilberto Ramirez.

Bagi Dmitry Bivol sendiri, postur tubuh bukan ukuran keberhasilan memenangkan pertarungan Tinju dunia.

Buktinya, Ia bisa menang atas Canelo Alvares yang lebih pendek, dan mengalahkan Gilberto Ramirez yang lebih tinggi.

Dmitry Bivol memang penguasa kelas berat ringan bersama Artur Beterbiev, juara berat ringan WBC/IBF/WBO.

Baca juga: Tinju Dunia, Reaksi Sunny Edwards Saat Tahu Martinez Menghindar dan Tarung Lawan McWilliams Arroyo

Abel Sanchez mengaku tak perlu lagi memperingatkan Canelo untuk rematch Tinju dunia dengan Dmitry Bivol karena pada dasarnya, setelah kekalahan Mei lalu, Canelo tak benar-benar ingin rematch.

Apalagi setelah terbukti bahkan dengan petinju yang secara fisik lebih besar seperti Gilberto Ramirez pun Dmitry Bivol bisa menang.

Dalam pertarungan Tinju dunia melawan Canelo, Dmitry Bivol tak cuma memanfaatkan keunggulan fisik, tapi juga skill sangat piawai, skill berkelas master.

Yang perlu dilakukan Canelo adalah kembali ke kelas menengah super karena di atas langit masih ada langit.

Ia tak bisa seenaknya naik ke kelas lebih atas dan mengalahkannya seperti ia lakukan atas Sergey Kovalev.

Di kelas menengah super, setidaknya ada dua nama yang layak mendapatkan kesempatan bertarung dengan Canelo.

Ia adalah David Benavidez, juara kelas menengah super WBC interim, dan David Morrell Jr, juara kelas menengah super WBA regular.

“Ia harus tetap di menengah super. Ada beberapa singa muda di sana dan layak mendapatkan peluang,” kata Abel Sanchez kepada Fighthype.

Baca juga: Tinju Dunia, Setelah KO Aidos Yerbossynuly, David Morrell Jr Lawan David Benavidez

“Itu mungkin kelas terbaiknya. Ia juga bagus di kelas menengah, tapi di berat ringan agak terlalu berat baginya,” tambah Sanchez sebagaimana dikutip sportanews.com.

Sementara Dmitry Bivol sendiri nampaknya lebih tertarik melawan Artur Beterbiev untuk mengejar status undisputed kelas berat ringan.

Bertarung dengan Canelo menjanjikan bayaran bisa mencapai 12-an juta dolar AS, melawan Beterbiev mungkin Dmitry Bivol hanya mendapatkan total bayaran 2 hingga 5 juta dolar AS. “Tapi, legasi lebih penting,” ujar Dmitry Bivol. (*)

Berita Tinju Dunia Lainnya

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved