Berita Belu

Pemkab Belu dan Bank NTT Bangun Kemitraan di Sektor Pertanian

Tanaman jagung yang telah sampai tahap panen mencapai 40 hektare yang digarap oleh kelompok tani sedangkan 80 haktare dilakukan oleh 66 wirausaha

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
PANEN - Bupati Belu dr. Agustinus Taolin, Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens dan Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus Pontus, saat panen jagung program TJPS, di Desa Leuntolu, Senin 31 Oktober 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu bersama Bank NTT terus membangun sektor pertanian dengan pola kemitraan, khususnya program tanam jagung panen sapi ( TJPS ). 

Program TJPS pola kemitraan ini sudah berjalan di beberapa kecamatan di Kabupaten Belu pada Musim Tanam II atau (MT-II). Tanaman jagung yang telah sampai tahap panen mencapai 40 hektare yang digarap oleh kelompok tani sedangkan 80 haktare dilakukan oleh 66 wirausaha mandiri.

Salah satu kelompok tani pelaksana program TJPS pola kemitraan adalah Kelompok Tani Sinar Beibae di Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk. 

Baca juga: Persiapan Pemilu 2024, KPU Belu Masih Verifikasi Faktual Keanggotaan Partai Politik

Kelompok yang beranggotakan belasan orang ini mengembangkan jagung Hibrida R7 dan jagungnya sudah usia panen. Acara panen raya dilakukan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens dan Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus Pontus, Senin 31 Oktober 2022.

Pada momen tersebut, Bupati Belu mengapresiasi kepada petani yang selalu tekun dalam berusaha sehingga membuahkan hasil yang memuaskan. 

Bupati optimis, hasil panen jagung tersebut dapat menambah pendapatan ekonomi anggota kelompok. Bila usaha itu dilanjutkan terus maka masyarakat dapat hidup sejahtera. 

Bupati mengajak generasi milenial agar jangan minder atau malu menjadi seorang petani. Sebab, pertanian merupakan sektor usaha yang menjanjikan. 

"Kita harus bangga menjadi petani milenial, karena hasil dari pertanian ini bisa meraup penghasilan puluhan juta rupiah. Sebagai wirausaha mandiri, kita harus fokus ke jagung", ungkap Bupati memotivasi petani. 

Baca juga: Anggota DPRD Belu Walde Berek Berontak di Ruang Sidang

Bupati Belu juga mengucapkan terima kasih kepada Bank NTT yang sudah membantu masyarakat Kabupaten Belu dengan memberi dana pengembangan pembiayaan sektor pertanian, khususnya  Program TJPS Pola Kemitraan di Kabupaten Belu.

Ke depan, lanjut Bupati, pemerintah akan bersinergi dengan TNI Polri untuk sama-sama memotivasi petani dengan membuka lahan percontohan yang dikerjakan oleh babinsa dan babinpol. Hal ini sesuai dengan instruksi Kasad, Pangdam dan Danrem agar TNI dilibatkan dalam bekerja. 

Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM juga memberi apresiasi kepada para petani yang sudah bekerja dengan tekun, sehingga dalam tiga bulan terakhir ini dapat memanen jagung yang sangat memuaskan. 

"Untuk anak-anak muda yang bekerja sebagai petani jagung, agar mencintai pekerjaan yang sekarang digeluti. Bekerjalah dengan hati, pasti akan mendapatkan hasil yang baik. Sebagai petani milenial kita bisa mendapatkan uang dari hasil pertanian yang kita kelola," kata Alo Haleserens.

Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus M. Pontus mengatakan, pihaknya siap mendukung pemerintah dalam menyukseskan program TJPS

Menurut Adi, untuk program TJPS pola kemitraan pada musim tanam tahun sudah tersedia bibit dan pupuk untuk luas tanam 253 hektar. Diharapkan, target ini bisa terealisasi sehingga tiga bulan ke depan, produksi jagung di Kabupaten Belu meningkat. (jen)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved