Berita Manggarai Timur

Dinas PPO Manggarai Timur Alokasikan Mebeler Tahun 2022 Untuk SMPN Satap Nonggu

Sedangkan untuk bantuan pembangunan tambahan ruangan kelas, kata Basilius akan diperjuangkan  pada tahun anggaran 2023.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO ISTIMEWA
BELAJAR - Siswa-siswi SMP Satap Nonggu sedang belajar di ruang kelas yang memprihatinkan. 

 

TRIBUNFLORES.COM/HO ISTIMEWA
BELAJAR---Siswa-siswi Satap Nonggu sedang belajar di ruang kelas yang memprihatinkan. 


Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur ( Pemkab Manggarai Timur ) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Timur pada tahun anggaran 2022 mengalokasi bantuan mebeler kelas untuk SMPN Satap Nonggu, di Desa Persiapan Beka Lando, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur

Hal ini diungkap Kepala Dinas PPO Manggarai Timur, Drs Basilius Teto, Rabu 2 November 2022.

"Tahun anggaran 2022 ini kita alokasikan membeler untuk SMPN Satap Nonggu. Memang murid sangat sedikit di sekolah ini, tapi kita tetap memberikan perhatian yang serius," jelas Basilius Teto.

Baca juga: Korban Keracunan Makanan di Manggarai Timur Bertambah Jadi 62 Orang, 1 Meninggal Dunia

Sedangkan untuk bantuan pembangunan tambahan ruangan kelas, kata Basilius akan diperjuangkan  pada tahun anggaran 2023.

Sementara itu, Ikatan Mahasiswa Kota Komba Utara (IKMKORA) Kupang perihatin dengan terkait kondisi SMPN Satap Nonggu di Desa Persiapan Beka Lando, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Ketua Umum IKMKORA Kupang, Arsen Tarung dalam keterangan tertulisnya yang diterima POS-KUPANG.COM Rabu 2 November 2022.Pihaknya melakukan diskusi bersama dan menghasilkan beberapa rekomendasi berupa pernyataan sikap diantaranya

1. Mendesak Dinas Pendidikan Manggarai Timur harus bisa menyikapi terkait dengan derita yang dialami oleh SMPN Satu Atap Nonggu. Yang dimana begitu banyak fasilitas yang tidak memadai.

Kursi dan meja serta papan tulis untuk murid-murid sekolah di SMPN Negeri satu atap Nonggu, sudah tak layak digunakan lagi, berlubang-lubang dan rusak parah.

Baca juga: Mahkamah Agung Kabulkan Gugatan Warga Satar Punda Manggarai Timur Terkait Izin Tambang

Lantai ruang kelas sudah retak dan pecah berhamburan. Podium tempat guru berdiri saat mengajar sudah rusak parah.

2. Mendesak Pemerintah kabupaten Manggarai Timur secepatnya memeperhatikan sekolah ini melalui bantuan-bantuan sesuai lembaga pendidikan.

Arsen juga menyebutkan SMPN Satu Atap Nonggu berdiri tahun 2012 silam. Pada tahun pelajaran 2022/2023 sekolah ini memeiliki 10 orang guru termasuk kepala skolah dan 1 orang tata usaha.

Awalnya lembaga ini bergabung dalam satu lembaga yaitu SD Nonggu, dalam perjalanan waktu Pemerintah membangun 3 ruang kelas dan satu ruang laboratorium yang sekaligus dipakai untuk menyimpan buku dan juga sebagai ruang guru.Tiga ruang kelas yang dibangun beberapa waktu yang lalu kini kondisinya sangat buruk, rusak dan tak layak digunakan,"ujarnya. (*) 

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved