Berita Kota Kupang
Cegah Demam Berdarah, Kadis Kesehatan Kota Kupang Sebut Kebersihan Jadi Bagian Penting
Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, mengatakan, gerakan pembersihan sampah sudah digalakkan.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Menjelang musim hujan, potensi bahaya demam berdarah dengue (DBD) di Kota Kupang sangat besar. Upaya mitigasi perlu dilakukan oleh semua pihak untuk membendung merebaknya kasus demam berdarah ini.
Kebersihan menjadi hal paling penting untuk mencegah munculnya DBD. Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, mengatakan, gerakan pembersihan sampah sudah digalakkan. Artinya, potensi munculnya DBD bisa diminimalisir.
"Sekarang gerakan pembersihan sampah ini sudah tiap hari, insyaallah bisa membantu," sebutnya, Selasa 11 Oktober 2022.
Apalagi, menurutnya saat ini semua pegawai dan masyarakat lebih masif terlibat dalam pembersihan lingkungan. Nantinya, Dinkes juga melakukan penaburan nabate dilingkungan warga.
Kepala Bidang Pengendalian dan pemberaantasan Penyakit Dinas Kesehatan, dr. Imakulata Husni, mengatakan, memasuki musim hujan ini, pihaknya terus mengedukasi dan mensosialisasikan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Dinkes juga mendorong faskes seperti puskesmas untuk membagikan nabate ke masyarakat. Imakulata mengaku, sejauh ini memang tercatat ada kasus DBD, dengan satu angka kematian diawal tahun 2022.
"Kalau untuk saat ini kasus ada tapi sudah ditangani di rumah sakit," sebutnya.
Dia menambahkan, penyakit diare di Kota Kupang juga dilaporkan ada. Untuk itu, Dinkes telah berkoordinasi dengan puskesmas untuk menyiapkan oralit dan obat berkaitan untuk disiapkan. (Fan)